Social Media

Share this page on:

Tender Ulang Proyek PDAM Perlu Dipertanyakan

18-04-2016 - 19:12
Ilustrasi Pemasang pipa air pdam (Foto: riaubook)
Ilustrasi Pemasang pipa air pdam (Foto: riaubook)

MALANGTIMES - Lelang proyek pengadaan dan pemasangan pipa beserta asesoris senilai Rp 1,1 miliar oleh PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Malang berlangsung sampai dua kali. Padahal pada lelang pertama, sudah ditetapkan pemenangnya. Namun, terjadi pembatalan sepihak oleh penyelenggara lelang.

Lelang pertama kali berlangsung pada 14 Maret 2016 lalu. Prosesnya berlangsung terbuka melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik). Hasilnya, CV Eka Jaya muncul sebagai pemenang.

Namun, pada 26 Maret 2016, PDAM Kabupaten Malang membatalkan CV Eka Jaya sebagai pemenangnya. Lalu dilakukan lelang ulang (re-tender) pada 15 April 2016.  Hingga kini, masih belum diumumkan pemenangnya.

Humas PDAM Kabupaten Malang, Eko Priyo Ardiyanto mengatakan, pembatalan dan tender ulang dilakukan karena terjadi perbedaan persepsi atas ketentuan dan administrasinya.

Menurutnya, tidak ada kesengajaan dari PDAM membatalkan pemenang lelang. Namun karena ada kesalahan administrasi terkait kriteria peserta lelang sehingga menimbulkan perbedaan persepsi.

Eko menjelaskan, awalnya proyek ini akan 'dipecah' menjadi dua bagian. Namun, setelah diumumkan pemenangnya, ternyata ada kesalahan. "Kesalahannya, proyek tidak bisa dipecah, sehingga pemenang dibatalkan dan  dilakukan tender ulang," ujarnya, Senin (18/4/2016) di Kepanjen.

Sesuai regulasi, untuk mengikuti tender proyek senilai diatas Rp 1 miliar, berlaku bagi perusahaan yang memiliki kualifikasi K-2. CV Eka Jaya yang memenangkan lelang pertama, termasuk kategori perusahaan kualifikasi K-1. "Perusahaan K-1 hanya bisa mengikuti lelang senilai Rp 0 sampai Rp 1 miliar," terangnya.


Pewarta : Ferry Agusta Satrio
Editor :
Publisher : Rizal Dani


Top