Social Media

Share this page on:

Total Flex, Alat Ekstraksi Pewarna Alami Buatan Mahasiswa

03-08-2016 - 13:32
Total Flex, alat ekstraksi pewarna alami inovasi mahasiswa UB (foto: Hesti Kusuma Wardhani/ MalangTIMES)
Total Flex, alat ekstraksi pewarna alami inovasi mahasiswa UB (foto: Hesti Kusuma Wardhani/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Pewarna makanan sintetik jika dikonsumsi secara berlebihan pastinya sangat membahayakan untuk kesehatan.

Hal inilah yang mendasari sekelompok mahasiswa untuk membuat sebuah penelitian tentang mesin ekstraksi pewarna alami yang dinamai Total Flex.

Mereka adalah mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB). Alat ini dipamerkan bersama teknologi inovasi lainnya di acara Konferensi Internasional Pangan dan Lingkungan di FTP, Selasa- Rabu (02- 03/08/2016).

Dengan menggunakan metode elektro konduktif heating dimana bahan yang akan diekstrak dimasukan ke dalam tabung kemudian diberi air lalu elektroda yang ada diantara kedua tabung dialiri aliran listrik bertekanan 220 volt selama 10 menit.

"Nah selama 10 menit itu pigmen warna yang terkandung pada bahan akan terekstrak dari aliran listrik itu dan bentuknya berupa cairan kental," jelas Bima Adinugraha ketua kelompok penelitian, Rabu (03/08/2016).

Selain itu dirinya menegaskan melalui alat ini masyarakat tidak perlu khawatir akan nutrisi yang terkandung dalam bahan pewarna yang diekstrak akan hilang.

"Misal kita mengekstrak kubis ungu, kubisnya dipotong kecil-kecil dimasukin ke tabung dengan pengaturan suhu yang stabil sebesar 65 derajat celcius, dengan suhu sebesar itu tidak akan terjadi over heating maka nutrisi yang terkandung tetap aman," imbuhnya.

Rencananya penelitian yang dikerjakan oleh Bima bersama dengan rekan satu timnya yang diantaranya adalah Mas Wisnu Aninditya (2013), Ahmad Munawir (2012), Khoirul Anam (2014) dan Giovanna Putri (2014) ini akan diikutsertakan untuk Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) 2016 bidang karya cipta yang akan diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tanggal 8-12 Agustus 2016 mendatang. (*)


Pewarta : Hesti Kusuma Wardhani
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Abdul Hanan


Top