Social Media

Share this page on:

Lewat Terbaik-nya Boboiboy, Animonsta Studios Semakin Berjaya

18-09-2016 - 18:15
Poster film layar lebar Boboiboy (Foto : Nana/MalangTIMES)
Poster film layar lebar Boboiboy (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Animonsta Studios Sdn Berhad Malasyia, pencipta serial televisi Boboiboy, semakin berjaya dengan mengeluarkan versi layar lebarnya.

Dirilis di Bulan Maret 2016, dalam sepekan film si bocah super Boboiboy yang di putar di seluruh Malasyia meraup keuntungan 16 juta ringgit, setara dengan Rp.53,8 Miliar.

Padahal rata-rata film lokal Malasyia hanya mampu meraup sekitar 4 juta ringgit atau setara Rp. 13,46 Miliar.

Angka perolehan film Boboiboy bahkan bisa dikatakan mampu menyaingi pendapatan film animasi kelas Disney atau Hollywood.

Versi layar lebar Boboiboy menceritakan kesetiakawaan si bocah super yang mampu memecah dirinya dan memiliki kekuatan dari berbagai unsur alam dalam rangka memerangi makhluk luar angkasa jahat, Tengkotak yang menculik Ochobot, robot berbentuk bola kuning bersayap.

Bersama rekan-rekannya, “si Gembul” Gopal yang memiliki kekuatan mengubah apapun menjadi makanan; Yaya, si cantik berhijab merah muda yang sangat kuat dan bisa terbang; Ying dengan kecepatan super dan Fang yang mampu mengendalikan bayangan dan mengubahnya menjadi aneka hewan buas sebagai senjata; bahu membahu memerangi memerangi kelompok Tengkotak yang luar biasa kuatnya.

Banyak kejutan baru dalam versi layar lebar Boboiboy yang akan membuat para pecinta bocah super ini yang akan menambah keseruan dalam menontonnya.

Salah satunya adalah kekuatan si Boboiboy dalam memecah dirinya yang kini bertambah dari tiga menjadi lima.  

Kekuatan cerita film Boboiboy sebagai film animasi selain terletak pada kecanggihan teknologi yang dipakai, dari sisi ceritanya memang sangat kompleks walaupun tetap hasilnya mudah dicerna oleh anak-anak sebagai penonton setianya.

“Aksi dalam film Boboiboy dibalut dengan pesan kuat bagi anak-anak kelak nantinya, yaitu kesetiakawanan, penghargaan terhadap keberagaman dan tentunya nilai-nilai baik dan buruk dalam berperilaku,”kata Nizam Razak, Pencipta dan Sutradara film ini seperti dilansir monsta.com. 

Pembuatan film layar lebar Boboiboy ini ternyata juga melibatkan para animator Indonesia yang bekerja untuk Animonsta Studios.

“Setidaknya ada tujuh animator Indonesia yang ikut berperan dalam keberhasilan film ini. Salah seorangnya malah juga menjadi pengisi suara tokoh dalam film ini, yaitu Klamkabot,”kata Nizam Razak.

Bagi Anda yang belum menontonnya, film animasi Boboiboy versi layar lebar ini akan memberikan sensasi petualangan baru, baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa.


Pewarta : Nana
Editor :
Publisher : Abdul Hanan


Top