Social Media

Share this page on:

Kisah Kakek-Nenek Hidup di Kandang (5)

Dinkes Kota Malang Janji Back Up Penuh Kesehatan Kakek Madun

08-12-2016 - 16:01
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM (Foto :Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM for MALANGTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM (Foto :Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM for MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang serius menangani kesehatan Kakek Madun, (92 tahun) warga Gang Kelinci, Jalan Muharto, Kelurahan Kota Lama, Kota Malang yang menderita sakit hernia selama bertahun-tahun.

Bahkan, Dinkes Kota Malang berjanji akan memback up penuh penanganan kesehatan Kakek Madun khususnya terhadap penyakit yang dikeluhkan sekarang. 

Hal ini dibuktikan dengan dirujukanya Kakek berusia 92 tahun itu ke RS. Syaiful Anwar Malang untuk mendapat perawatan intensif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM mengatakan masalah penanganan kesehatan Kakek Madun sudah sepenuhnya ditangani RSSA Malang setelah dirujuk oleh petugas Dinkes dan Dinas Sosial Kota Malang .

''Kami langsung ke rumah Kakek Madun dan membawa ke RSSA untuk diberikan pelayanan kesehatan. Alhamdulillah, penderita mau dibawa ke rumah sakit tersebut,'' kata Asih kepada MalangTIMES. Kamis (9/12/2016) siang.

Dia menjelaskan Kakek Madun saat di rumah sakit, mendapat perawatan dari Dokter Puskesmas Kedung Kandang. ''Dokter sudah memeriksa Kakek Madun, serta memberikan obat sesuai keluhannya,'' terangnya.

Sebagai instansi yang memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) melayani bidang kesejahteraan masyarakat, terutama dibidang kesehatan pihaknya berjanji akan menangani persoalan secara tuntas. 

Menurut dia, Kakek Madun merupakan salah satu contoh masyarakat Kota Malang yg tidak mampu dan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

''Sebenarnya Kakek Madun sudah punya kartu Indonesia sehat (KIS) dan kartu pelayanan kesehatan lainnya, tapi dia takut dibawa ke rumah sakit,'' jelasnya.

 Selain itu, dirinya berterima kasih kepada MalangTIMES yang sudah secara intens memperhatian hal ini.

''Ke depan kami mohon bila ada kakek-kakek Madun lainnya segera melapor kepada kami agar cepat tertangani,'' pintanya.


Pewarta : imam syafii
Editor :
Publisher : Anang Sugara


Top