Social Media

Share this page on:

NU Kaget Kualitas Pendidikan Dasar di Kabupaten Malang Jeblok

22-08-2017 - 13:39
(Lima dari kiri) Ketua PC NU Kabupaten Malang Umar Usman saat menyampaikan kesiapannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan SD dan SMP yang jeblok di tingkat Provinsi Jatim, Selasa (22/08) di ruang rapat serba guna DPRD Kab. Malang. (Nana)
(Lima dari kiri) Ketua PC NU Kabupaten Malang Umar Usman saat menyampaikan kesiapannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan SD dan SMP yang jeblok di tingkat Provinsi Jatim, Selasa (22/08) di ruang rapat serba guna DPRD Kab. Malang. (Nana)

MALANGTIMES - Terpuruknya dunia pendidikan di Kabupaten Malang membuat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Malang tercengang. Pasalnya, keterpurukan dunia pendidikan, khususnya di SD dan SMP di level terbawah di Jawa Timur, baru diketahuinya secara langsung dari informasi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang M. Hidayat dalam acara Audiensi Praktisi Pendidikan NU Kabupaten Malang dengan Komisi B DPRD, Selasa (22/08) di ruang rapat serbaguna DPRD Kabupaten Malang.

Seperti diberitakan MalangTIMES, rangking SD di Kabupaten Malang berada di urutan 34 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim). Sedangkan untuk SMP nasibnya tidak jauh berbeda, yaitu urutan 32 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim.

"Kita tentunya kaget dengan informasi ini. Padahal secara potensi, kita sangat besar. Kedua terbesar di Jatim, baik penduduk dan wilayahnya," kata Umar Usman. Ketua PC NU Kabupaten Malang, Selasa (22/08).

Kondisi inilah yang membuat PC NU Kabupaten Malang mendorong dan siap untuk mendukung berbagai kebijakan di ranah pendidikan yang disampaikan oleh kadisdik Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. "Kita selalu siap mendukung 4 kebijakan yang disampaikan oleh kadisdik dalam dunia pendidikan di Kabupaten Malang," tegas Umar kepada MalangTIMES.

Empat kebijakan yang disampaikan Hidayat dalam rencana meningkatkan kualitas pendidikan SD dan SMP adalah meningkatkan kedisiplinan, produktivitas kerja, kerja sama dan penumbuhan serta penguatan kepercayaan. Melalui empat kebijakan yang akan dilaksanakan pada seluruh elemen pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Malang, Hidayat optimistis tahun 2018 bisa meningkatkan kualitas SD dan SMP di peringkat 10 besar.

"Melalui ini saya tentunya butuh dukungan dari PC NU Kabupaten Malang," ucap Hidayat yang juga memapaparkan tentang berbagai permasalahan yang membuat kualitas pendidikan di Kabupaten Malang jeblok.

Evaluasi yang disampaikan mengenai persoalan tersebut bermuara pada sistem pendidikan yang selama ini ternyata tidak berjalan secara efektif. Terutama dengan adanya prinsip dari para pengajar yang hanya menggugurkan kewajiban semata. (*)


Pewarta : Dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top