Social Media

Share this page on:

Geliat Bisnis Mode Anak Muda di Malang (5)

Sasar Mahasiswi, Dua Wanita Muda di Malang Produksi Hijab Premium Ramah Kantong

20-10-2017 - 18:09
Produksi hijab label Khalewale besutan anak muda di Malang dipakai selebgram Intan Khasanah (foto: istimewa)
Produksi hijab label Khalewale besutan anak muda di Malang dipakai selebgram Intan Khasanah (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kerudung atau hijab tampaknya masih jadi favorit mahasiswi di Malang. Melihat peluang usaha ini, dua wanita muda di Malang memproduksi aneka hijab. Bukan sembarang hijab karena produksi hijab mereka menggunakan bahan premium. Meski begitu, harga yang ditawarkan sesuai kantong mahasiswi. 

Pertama, produk hijab dengan label Khalewale besutan Ratna Roihaanah Azmi. Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mulanya menjual hijab bahan viscose premium. Berkat promosi melalui selebgram Rizky Amelia dan Aghnia Punjabi, produk hijab besutan Ratna laris manis. 

"Hijab produk kami beri nama Jumeirah. Kami pakai bahan premium sehingga hijab  tidak mudah kusut. Sehabis promo ke selebgram, alhamdulillah banyak memborong Jumeirah," tutur Ratna kepada MALANGTIMES.

Jumeirah memiliki pilihan hingga 30 warna. Harga hijab ini dibandrol di kisaran harga Rp 40.000. "Dari awal sejak dipakai artis Laudya Cinthya Bella, hijab bahan ini banyak yang pakai dan sampai sekarang saya masih restock terus karena banyak permintaan," imbuh wanita yang tinggal di kawasan Permata Jingga 2 tersebut.

Dalam seminggu saja, Ratna bisa memproduksi ribuan hijab. Bukan saja Jumeirah. Rupanya Ratna meluncurkan hijab instan. Ia beri nama produksinya itu Nuna Instan. Strategi promosi masih sama, yakni menggandeng selebgram hijab. Kali ini Ratna mempromosikan hijab instan produksinya kepada Hamidah Rachmayanti. 

Ratna mengaku promosi produk hijab dilakukan melalui akun Instagram @khalewale. Selain Instagram, Ratna juga menggunakan line @official. Sayang, Ratna masih mengalami kendala yakni belum memiliki tenaga penjahit yang mumpuni. Selain itu, ia kesulitan menjangkau pasar luar negeri. 

"Masih beberapa saja penjahit dan untuk pasar luar negeri juga belum. Sementara saya nggak pakai reseller atau dropship jadi sistemnya masih pre-order terjadwal," jelas Ratna. 

Produksi hijab rumahan kedua ialah besutan mahasiswi asal Malang Arma Rohmatul Ayu juga laris dipasarkan melalui Instagram. Hijab besutan Arma itu diberi label Arascarf. Dipasarkan melalui akun Instagram @arascarf, Arma menawarkan aneka produk hijab dengan bahan premium. 

Salah satu seri anyar produksinya ialah Rainbow Intan Square. Hijab ini berukuran 1,15 cm x 1,15 cm dibuat dari bahan bubble diamond original. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 65.000.

Selain square (segiempat) dan scarf (pashmina), ada pula model hijab instan. Bahan hijab produksi Arscarf menggunakan kain berkualitas premium mulai viscose hingga organza premium. 

Agar konsumen tak bosan. Arma menjelaskan model hijab selalu berganti. "Kita produksi secara bergantian modelnya supaya pembeli nggak bosan karena kita jualnya sistem PO yang sudah terjadwal jadi nggak bisa order harian atau dadakan," imbuh wanita berusia 23 tahun ini. 

Dipasarkan hanya melalui Instagram, dua produk hijab besutan anak muda di Malang ini laris manis. Pembeli paling banyak dari kalangan mahasiswi. Bukan hanya di Malang, tetapi juga seluruh Indonesia. 

Geliat bisnis mode anak muda di Malang akan terus berlanjut. Seperti apa bisnis mode yang mereka gawangi itu? Simak ulasan selanjutnya hanya di MALANGTIMES. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha


Top