Social Media

Share this page on:

Menguak Bisnis Kendaraan Sirine di Malang (7)

Pengendara Enggan Menepi, Mengira Ambulans tanpa Pasien meski Hidupkan Sirine

24-10-2017 - 18:35
ilustrasi (Foto: Google Image)
ilustrasi (Foto: Google Image)

MALANGTIMES - Maraknya penyelewengan penggunaan mobil bersirine, terutama ambulans, tampaknya menuai permasalahan baru. Tidak hanya kompain pengguna jalan, namun pasien pengguna ambulans sendiri pun merasakan dampak penyalahgunaan mobil ambulans.

MalangTIMES mencoba menghadirkan kesaksian dari seorang pasien pengguna mobi ambulans di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Soekarno-Hatta, Malang. Wanita berinisial IM ini mengatakan ambulans yang mengangkutnya saat itu terjebak macet. Bagaimana bisa?

Kronologinya, IM yang tengah hamil besar merasakan kontraksi yang luar biasa. Bahkan ketubannya sudah pecah terlebih dahulu sore hari  sekitar pukul 17.00. Dengan cepat, IM menghubungi ambulans untuk membawanya ke rumah sakit di kawasan Soekarno-Hatta. Saat itu IM sedang berada di kediamannya di kawasan Jalan Kelud.

“Saya di bawa ambulans dengan sirine menyala waktu itu. Tapi tetap saja kena macet. Normalnya 20-30 menit ke rumah sakit. tapi ini jadi 1 jam-an,” ungkap IM.

Menurut IM, meskipun sirine mengaum, namun ambulans tetap saja terjebak macet dan tidak bisa menerobos kemacetan. Hal ini disebabkan pengguna jalan yang tidak bisa menepi karena padatnya kendaraan. IM hampir saja mengalami keterlambatan penanganan karena macetnya jalanan Kota Malang.

Kesaksian lain dating dari seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang berinisial HS. Meskipun dirinya mengetahui keutamaan kendaraan dengan sirine yang harus diprioritaskan untuk lewat, namun dirinya mengaku memilih untuk santai. Sebab, dia menilai beberapa sirine atau rotator di jalan dibunyikan untuk mendapatkan kenyamanan pribadi, bukan karena faktor urgenitas.

“Banyak ambulans kosong lewat bunyiin sirine. Itu malah bikin (pengendara lain) yang di jalan bingung. Malang sering mobil bunyiin sirine tapi nggak ada stiker ambulansnya maksa nyelonong lewat. Itu sih yang bikin jadi agak cuek tiap ada ambulans, entah abal-abal atau sungguhan lewat walaupun bunyiin sirine,” ujar HS.

Melihat kebiasaan tersebut, maka tidak heran jika banyak pengendara bermotor di jalanan tampak acuh terhadap mobil ambulans yang melintas meski membawa pasien. (*)


Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top