Social Media

Share this page on:

Ada Jual Beli Organ Tubuh di Malang (22)

Dalami Kasus, Polda Jatim dan Polres Malang Periksa Penjual Ginjal di Rumahnya

24-12-2017 - 19:21
Ita Diana (kiri) bersama kuasa hukumya Yassiro Ardhana Rahman (kanan) saat dimintai keterangan dari Polres Malang di rumahnya di Jalan Wulir, Gang 10, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Minggu (24/12/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Ita Diana (kiri) bersama kuasa hukumya Yassiro Ardhana Rahman (kanan) saat dimintai keterangan dari Polres Malang di rumahnya di Jalan Wulir, Gang 10, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Minggu (24/12/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Kasus 'jual beli' ginjal yang melibatkan Ita Diana sebagai penjual dan Erwin Susilo sebagai pembeli bergulir ke ranah hukum. 

Polda Jatim dan Polres Malang mulai mendalami kasus ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. 

Polda Jatim didampingi Polres Malang bahkan secara khusus mendatangi rumah Ita Diana di Jalan Wukir, Gang 10, Kelurahan Temas, Kota Batu. 

Kedatangan aparat penegak hukum ini untuk memeriksa Ita Diana terkait kasus yang beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat masyarakat setelah diberitakan MalangTIMES, media berjejaring terbesar di Indonesia. 

Pemeriksaan terhadap Ita dilakukan terlebih dahulu oleh unit 4 tipidek (tindak pidana ekonomi) krimsus Polda Jatim pada Jumat (22/12/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.

Selama proses pemeriksaan selama kurang lebih dua jam itu banyak pertanyaan yang dilontarkan. Mulai cerita bagaimana Ita mengenal Erwi Susilo (penerima ginjal) dan siapa yang mengenalkannya. 

Petugas juga menanyakan tentang peran dokter Rifai dan dr Atma Gunawan dalam transplantasi ginjal ini. Lalu bagaimana cerita tentang Ita selama tinggal di rumah sakit.

Selain itu, petugas juga meminta keterangan kepada Ita bagaimana ia melakukan pengecekan laboraturium, dan tindakan medis yang dilakukan rumah sakit apakah sudah mendapatkan izin dari keluarga atau tidak. Mengingat Ita masih memiliki keluarga. 

Kemudian pada Minggu (24/12/2017) pentanyaan  hampir sama juga dilontarkan tim penyelidik Polres Malang. 

Saat itu Ita didampingi kuasa hukumnya yakni Yassiro Ardhana Rahman. Ita diperiksa pada pukul 13.00 WIB. Saat diperiksa, Ita dengan tegas dan berani menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan pertugas. 

Kuasa Hukum Yassiro Ardhana Rahman menjelaska Polres Malang melakukan pemeriksaan terkait pengaduannya terhadap tindak pidana penjualan organ tubuh yang diatur dalam pasal 64 ayat 3 conton 192 UU No 36 tentang kesehatan. 

"Petugas mencari bukti dan sedang gelar perkara kasus ini,” ungkap Yassiro kepada BatuTIMES. Menurutnya, Poda Jatim akan segera memberikan informasi hasil pemeriksaan tersebut.

Sejak Jumat (22/12/2017) pukul 15.00 WIB, Ita Diana memang dipulangkan ke rumahnya di Kelurahan Temas Kota Batu. 

Oleh kuasa hukumnya, ibu empat anak ini memang dimintakan izin kepada Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) selama seminggu agar ia tenang dan fokus menghadapi perkaranya. 

Kuasa hukumnya juga meminta PJTKI yang menaungi kliennya menangguhkan dulu proses pemberangkatannya ke luar negeri. 

“Apalagi, Ibu Ita ini sekarang hanya memiliki satu ginjal sehingga harus bisa menjaga kondisi. Selama seminggu ke depan Bu Ita harus dibiarkan tenang dan fokus dalam perkara ini,” tutupnya. 


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha


Top