Social Media

Share this page on:

Akreditasi Jurusan Kampus Swasta di Malang Dipertanyakan (4)

Apakah Kampusmu Sudah Sesuai Ekspektasimu? Ini Data Peringkatnya

28-12-2017 - 08:00
Ilustrasi kampus. Kampus menjadi ruang pencetak lulusannya menjadi unggul dalam perilaku dan persaingan terbuka. (Istimewa)
Ilustrasi kampus. Kampus menjadi ruang pencetak lulusannya menjadi unggul dalam perilaku dan persaingan terbuka. (Istimewa)

MALANGTIMES - Tentunya, setiap mahasiswa yang kini menimba ilmunya di berbagai universitas swasta di Jawa Timur (Jatim) memiliki ekspektasi tinggi terhadap kualitas pendidikan yang didapatkannya.

Terutama dalam era pasar bebas MEA, dimana hasil pendidikan menjadi indikator penting untuk menatap masa depan para mahasiswa.

(Baca Juga : Prodi Grade A Dapat Prioritas Kerja, Kampus Di-deadline Setahun Update Akreditasi)

Perubahan kebutuhan dalam pasar dan masyarakat terhadap universitas swasta semakin komplek dan tentunya membutuhkan status yang terpercaya. Baik dari sisi tata kelola kelembagaan dan kerjasama, pendidik dan tenaga kependidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta pembelajaran dan kemahasiswaan. Keempat indikator tersebut adalah syarat bagi penilaian suatu universitas swasta atau kampus, bisa dikatakan unggul dan tidaknya.

Empat syarat ini juga yang dijadikan dasar di lingkungan Kopertis Wilayah VII Jatim, dalam memberikan Anugerah Kampus Unggul (AKU) tahun 2016. Pemberian AKU yang dilakukan setiap tahun oleh Ristek Dikti ini diharapkan dapat memacu Perguruan Tinggi (PT) untuk meningkatkan kinerja dan prestasinya dalam mengelola dan melaksanakan Tridharma PT sehingga menghasilkan lulusan yang siap menghadapi persaingan global.

Akreditasi Kampus Swasta di Malang Dipertanyakan (4)

Lantas di peringkat berapa universitasmu menurut Ristek Dikti Kopertis Wilayah VII Jatim tahun 2016? MalangTIMES menyuguhkan 10 PTS di Jatim dari total sejumlah 82 universitas yang ada.

Urutan pertama dipegang oleh Universitas Muhammadiyah Malang dengan nilai 758,43 yang disusul oleh Universitas Kristen Petra (662,02). Di urutan ketiga ada Universitas Surabaya (590,72), Universitas Katolik Widya Mandala (582,33) dan Universitas Islam Malang dengan nilai 520,33.

Urutan keenam diraih oleh Universitas Merdeka Malang (518,13) diikuti Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (512,18) dan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan nilai 503,11. Urutan kesembilan dipegang oleh Universitas MUhammadiyah Jember (491,75) dan di urutan kesepuluh ada Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (483,99).

Sepuluh universitas swasta tersebut di tahun 2016 membukukan dirinya sebagai PTS Unggulan melalui empat indikator penilaian yang ditetapkan. Selain tentunya, mengutip Koordinator AKU di lingkungan Kopertis Wilayah VII Prof Suprapto, penilaian ini memiliki nilai pengurang yang dambil dari ketidaktaatan azas PTS terhadap kaidah-kaidah akademik. “Konflik Internal dan Eksternal pun jadi nilai pengurang dalam AKU,” tulisnya.

Untuk status institut, peringkat pertama AKU diraih oleh Institut Teknologi Nasional Malang dengan nilai 499,66. Menyingkirkan 13 Institut lainnya yang ada di Jatim, seperti Institut Informatika Indonesia Surabaya, IKIP Budi Utomo dan lainnya.

Sementara, kategori Sekolah Tinggi, juaranya adalah STIE Perbanas Surabaya yang diikuti STIE Indonesia Surabaya dan ketiga adalah STIE Malangkucecwara Malang. Kategori Sekolah Tinggi di Jatim ini diikuti 142 unit.

Di politeknik yang terdiri dari 12 unit ini, Politeknik Ubaya menduduki peringkat pertama. Diikuti Politeknik Kota Malang dan di bawahnya ada Politeknik Majapahit Mojokerto.

Prestasi tersebut berpengaruh besar dalam penentuan kelompok PTS yang ada di Jatim. Dimana ada tiga kelompok yang disesuaikan dengan nilai dalam predikat PTS. Yaitu PTS Kelompok Utama dengan nilai Antara 456,59-758,43, Kelompok Madya (175,61-456,58) dan yang terakhir Kelompok Pratama dengan nilai 55,99-175,60.


Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha


Top