Social Media

Share this page on:

Penggerebekan Pasangan Mesum di Kabupaten Malang Berhasil Ungkap Motif Menarik, Apa Saja?

14-02-2018 - 16:53
Perempuan cantik bertato di sepasang pahanya yang mengaku dari Yogyakarta saat digiring ke mobil polisi untuk didata dan dikenakan tipiring, Rabu (14/2/2018) (Nana/MalangTIMES)
Perempuan cantik bertato di sepasang pahanya yang mengaku dari Yogyakarta saat digiring ke mobil polisi untuk didata dan dikenakan tipiring, Rabu (14/2/2018) (Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Empat pasangan mesum yang diamankan aparat gabungan dari Polres Malang,  Kodim 0818 serta Satpol PP Kabupaten Malang, ternyata memiliki ceritanya sendiri-sendiri. 

Walau berbeda motif,  mereka menempuh jalan yang sama. Berlabuh di sebuah losmen dan mencurahkan hasrat terpendamnya dengan memanfaatkan hari kasih sayang atau valentine. 

Pasangan mesum asal Dampit,  A dan E berusia 30 tahun yang terlihat begitu mesra walau sudah diamankan aparat. Keduanya merupakan pasangan yang telah memiliki keluarga sah. A memiliki istri dan satu anak berusia 6 tahun dan E pun memiliki suami. 

Dari penuturannya kepada Kasubag Dal Ops Polres Malang AKP Edy Sunyata,  pasangan Dampit ini mengatakan hubungan keluarga mereka sedang disharmonis. "Kami sering tengkar, dan A yang bisa momong saya, " ujar E sambil memeluk A,  Rabu (14/02) di Losmen Sahara. 

Pasangan ini saat digerebek aparat dan pintu dibuka sibuk membenahi pakaian. Sebelum akhirnya digiring petugas ke posko. 

Pasangan mesum yang keduanya telah memiliki keluarga dari Dampit saat di giring petugas. (Nana)

Pasangan lain,  dua-duanya masih lajang menurut pengakuan warga Donomulyo,  mengaku baru saja check-in dan belum melakukan hubungan intim. Mereka menyewa kamar untuk bersenang-senang dan merayakan valentine. 

"Pasangan ini mengaku baru masuk dan si ceweknya juga menyatakan belum diapa-apain, " kata AKP Edy Sunyata yang menganjurkan pasangan tersebut untuk menikah dan tidak melakukan perbuatan zinah. 

"Uang masih minta orang tua tapi dipakai untuk check in berdua. Mending kamu datang ke rumah orang tua perempuannya. Minta untuk dinikahkan, " ujar Edy saat melakukan dialog dengan mereka. 

Edy juga mengatakan  razia asusila ini tentunya memiliki faedah besar dalam menjaga keutuhan keluarga di masyarakat Kabupaten Malang.

"Ini alhamdulillah satu pelaku yang katanya masih perawan dan berniat gituan,  bisa digagalkan. Semoga dengan razia ini bisa menyadarkan mereka dan keluarganya juga, " imbuhnya. 

Pasangan dengan identitas Yogyakarta yang terbilang unik. Digerebek di kamarnya,  cewek berparas cantik dengan rambut diwarnai dan bertato di sepasang pahanya ini,  berinisial LP,  ditemukan sendirian tanpa pasangan lelakinya. 

Saat ditanya oleh petugas,   LP mengatakan pasangan lelakinya DS sedang keluar entah kemana. Perempuan cantik bertato ini terkesan pendiam saat ditanyai media. Ditunggu oleh petugas,  DS tidak juga datang. Akhirnya,  petugas membawanya ke Mapolres Malang. 

"Kita kumpulkan mereka di Mapolres Malang untuk pendataan,  pembinaan sekaligus tipiring, " ujar Edy. 


Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan


Top