Social Media

Share this page on:

Gazebo Balaikota Malang Dipugar, Bakal Bikin Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak Lebih Nyaman

13-03-2018 - 19:30
Gazebo di taman tengah Balaikota Malang yang tengah dipugar dan bakal ditambah ruang laktasi dan area merokok. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Gazebo di taman tengah Balaikota Malang yang tengah dipugar dan bakal ditambah ruang laktasi dan area merokok. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pembenahan balai kota tengah digeber oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Selain pengecatan yang dilakukan di muka bangunan, di bagian tengah yakni di gazebo taman juga sedang dipugar. 

Pemugaran tersebut untuk menyediakan ruang laktasi dan area merokok di lingkungan Balai Kota Malang. Fasilitas tersebut diberikan agar kawasan utama pemerintahan tersebut lebih nyaman bagi pengunjung maupun seluruh staf yang beraktivitas di sana. Sekitar dua minggu terakhir, proses perbaikan sudah dilakukan.

Kepala Bagian Umum Pemkot Malang Suwarjana mengungkapkan, selain penyediaan ruang laktasi dan area merokok, revitalisasi itu juga untuk menambah ruang pertemuan di lingkungan balai kota. "Gazebo ini diperluas supaya bisa menjamu tamu jika membutuhkan paparan outdoor," terangnya.

"Selain itu juga supaya bisa jadi tempat istirahat tamu yang berkunjung ke Balai Kota, jika jumlahnya banyak. Area ini nantinya bisa menampung sampai 80 orang," tambahnya. Sebelum dipugar, gazebo tersebut hanya bisa menampung maksimal 25 orang saja.

Selain diperluas, pihak Pemkot Malang juga mengakomodasi keinginan para perempuan yang menyusui di balai kota. Selama ini, kawasan perkantoran itu belum dilengkapi dengan ruang laktasi. Karenanya, para ibu yang menyusui harus mencari tempat sendiri untuk memompa ASI, ataupun menyusui bayi jika membawa bayinya. 

"Ada yang mengeluh sulit mencari ruang laktasi sehingga harus memakai kamar mandi. Sehingga kami mengakomodasinya dan menyediakan ruang laktasi. Ruang laktasi nantinya dilengkapi pendingin ruangan," imbuh Jana, sapaan akrabnya. 

Salah satu area yang juga mengakomodasi keluhan warga, serta akan berkaitan dengan aturan kawasan tanpa rokok (KTR) adalah area merokok. Di sekitar gazebo itu nanti disediakan area merokok bagi para perokok di Balai Kota Malang. "Ini win-win solution juga. Yang tidak merokok tetap merasa nyaman. Sedangkan yang merokok bisa merokok di tempat yang sudah disediakan," tegas Jana. 

Ruang laktasi merupakan salah satu ruang yang menjadi tuntutan aturan di sebuah lembaga publik. Dan seiring Kota Malang disetujuinya Perda KTR, maka kantor pemerintahan harus menyediakan kawasan merokok jika nantinya Perda itu ditetapkan. 

Sebab di Perda itu, salah satu kawasan yang harus steril dari asap rokok adalah kantor pemerintahan. Konsekuensinya, kantor itu harus menyediakan ruang merokok (smoking area) untuk para perokok.

Suwarjana menambahkan, revitalisasi Gazebo itu memakai dana APBD 2018 sebesar Rp 200 juta. Rencananya, pengerjaan revitalisasi itu sudah selesai pada April nanti. "Sedang kami kebut, harapannya nanti April sudah bisa difungsikan," pungkasnya. 


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : A Yahya
Publisher : bayu pradana


Top