Social Media

Share this page on:

Jual Motor Lewat Medsos, Penjual Malah Rugi Rp 12 Juta, Kok bisa?

08-04-2018 - 16:56
Motor Satria milik korban sebelum hilang (ist)
Motor Satria milik korban sebelum hilang (ist)

MALANGTIMES - Tak hanya pembeli yang harus hati-hati saat belanja barang secara online, penjual pun harus melakukan hal yang sama. Penjual bahkan harus lebih waspada terhadap pembeli yang akan membeli barangnya. Sebab, kalau tidak berhati-hati, bisa jadi korban penipuan. 

Seperti yang dialami Sally (23) warga yang tinggal di Jl Ahmad Yani, gang Satria Lama, nomor 17, Blimbing, Kota Malang. Dia menderita kerugian sekitar Rp 12,8 juta ketika menjual motor miliknya berjenis Suzuki Satria FU 150 bernopol N 2272 EEL, lewat media sosial. (7/4/208).

Kejadian tersebut bermula ketika korban berniat untuk menjual motor miliknya. Setelah itu korban memposting ke sebuah grup jual beli di media sosial facebook. Tak berselang lama terdapat akun bernama Caca Atmaja.

Dari situ, terjadilah komunikasi antara korban dan pelaku melalui pesan di media sosial Facebook. Karena pelaku mengatakan untuk membeli motor milik korban, akhirnya korban pun memberikan nomor HP miliknya, hingga percakapan berujung melalui whatsapp dan telfon.

Setelah itu pelaku menghubungi korban dan meminta alamat korban untuk melihat motor yang akan dijual. Tiba di sekitar kawasan tempat tinggal korban, pelaku tidak terlihat membawa sebuah sepeda motor dan 
hanya berjalan kaki.

"Saat itu pelaku ini  datang sekitar pukul 19.00 wib, ngakunya naik grab dan turun di sekitaran pertigaan depan Masjid Sabillah Blimbing, tepatnya di Miami Chiken. Setelah itu saya jemput orangnya disana dan saya ajak ke kosan," jelas Sally

Tiba di tempat kos korban, pelaku langsung berpura-pura melihat kondisi motor korban. Setelah itu pelaku meminta STNK kepada korban untuk mencocokkan nomor mesin dengan yang tertera di STNK.

"lalu motornya dicoba oleh pelaku. Pertama mencoba memang dengan saya, tapi setelah itu pelaku ingin mencoba sendiri, katanya ingin tahu apakah setirnya melenceng atau tidak," jelasnya

Korban yang tidak curiga, menuruti kemauan pelaku. Setelah itu pelaku langsung mencoba motor korban sendiri dan korban diturunkan di pinggir jalan. "Awalnya ia pelan-pelan tapi, setelah itu langsung tancap gas. nyobanya di daerah gudang-gudang kawasan Blimbing kan sepi mas," ungkapnya

Setelah ditunggu beberapa saat, pelaku malah tidak kunjung datang, dari situ korban tau motornya dibawa kabur oleh pelaku. Akhirnya korban pun pulang jalan kaki. Saat perjalanan itu, dia menjumpai anggota polisi dan mengadukan peristiwa yang dialami.

"Saya diminta laporan di Polsek Blimbing akhirnya. Teman saya juga sempat menchat pelaku di media sosialnya, namun tidak dibalas, malah akunnya langsung ditutup," pungkasnya.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher : Zaldi Deo


Top