Social Media

Share this page on:

Waspada, Pria Asal Malang Ini Tertipu Beli Barang Di Media Sosial Facebook

15-04-2018 - 17:35
@Tomi Sabunk menunjukkan bukti gambar alat semprot cuci mobil yang akan dibeli dan chatingannya dengan pelaku tanpa ada konfirmasi berkelanjutan. (foto : @Tomi Sabunk)
@Tomi Sabunk menunjukkan bukti gambar alat semprot cuci mobil yang akan dibeli dan chatingannya dengan pelaku tanpa ada konfirmasi berkelanjutan. (foto : @Tomi Sabunk)

MALANGTIMES - Kemajuan teknologi semakin hari perkembangannya semakin pesat. Masyarakat sekarang ini bila menginginkan sesuatu barang bisa langsung memenuhinya melalui sistem online.

Namun, masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati bila tidak ingin terkena modus penipuan di media sosial.Seperti media sosial facebook. Kondisi itu seperti halnya dialami pria asal Malang pemilik akun @Tomi Sabunk. Dia menjadi korban penipuan pembelian barang di facebook. 

Akhirnya dirinya resah dan memposting permasalahannya di media sosial pada Kamis (12/4/2018) lalu. Dalam postingannya itu dirinya menunjukkan bukti foto kwitansi transfer uang ke rekening si pelaku sebesar Rp 127 ribu. 

Tak hanya itu saja dia juga memposting bukti chatingan bersama pelaku namun tidak ada tanggapan sama sekali. Dalam postingannya dirinya menuliskan "Penipuan viralkan saudara, ini buat pengalamannya biar tidak ada saudara yang lain menjadi korban penipuan," katanya dalam caption postingannya itu.

"Hati-hati saudara kalau Anda membeli  barang di facebook atas nama @Adam Sawardi. Apalagi beli barang  EZ Jet Water Cannon alat penyemprot atau pembersih cuci mobil," tulisnya.

"Kronologinya saya ingin membeli alat buwat cuci mobil, terus saya mengisi data di facebook. Lah hasilnya, saya transaksinya disuruh pelaku lewat WhatsApp melalui nomer di foto postingannya itu. 

"Saya sudah transfer tidak ada konfrimasi sama sekali sampai sekarang. Di WA tidak dibalas, ditelfon tidak diangkat, diSMS tidak dibalas," cuitnya.

"Pokoknya Anda semua hati-hati saja, kalau transaksi atas nama Adam Sawardi. Saya tidak apa-apa di tipu tapi saya tidak ikhlas dunia akhirat. Biar Gusti Allah saja yang balas. Saya doakan orangnya diazab sampai anak 7 turunannya. Amin," tulisnya dalam postingannya itu.

Dari postingannya itu beberapa netizen yang berkomentar juga ada beberapa yang pernah menjadi korban beli barang di media sosial.

"Saya sudah kena Rp 700 ribu pembelian karpet. Pakai pengalaman saja, saya sudah kapok beli barang via facebook," tulis @Saptami Wati.

"Hati-hati saudara. Jual beli di dunia maya banyak modus. Yang kayak gitu itu yang bikin para pedagang yang jujur jadi diragukan," cuit @Kursi Miniuniklucu.

Kemudian, @Agus Santoso berkomentar "Owalah, toko online ternama dan terpercaya ada kuk. Malah milih online lewat facebook. Jadikan pelajaran mbak atau mas agar beli barang di online langsung di toko online saja lebih aman,".


Pewarta : Imam Syafii
Editor : A Yahya
Publisher : Angga .


Top