Social Media

Share this page on:

Hapus Tato Gratis Pertama di Malang

Jadi Anak Punk, Putuskan Berhijrah, Pemuda Pilih Hapus Tato

09-05-2018 - 12:21
Nuh Kerta Bahtera, salah satu peserta Hapus Tato Gratis, saat melakukan penghapusan tato. (Pipit Anggraeni)
Nuh Kerta Bahtera, salah satu peserta Hapus Tato Gratis, saat melakukan penghapusan tato. (Pipit Anggraeni)

MALANGTIMES - Menghapus tato setelah bersusah payah membuatnya memang bukan hal yang mudah bagi sebagian besar orang. Namun tidak untuk mereka yang benar-benar memiliki niatan kuat untuk berhijrah. 

Meski secara bertahap dan akan membuat mereka merasakan kembali "sakitnya" tergigit jarum atau kena tembak laser, menghapus tato menjadi pilihan paling akhir. 

Hal itulah yang dirasakan Nuh Kerta Bahtera, pemuda asal Kota Malang yang sudah menato badannya sejak masih duduk di bangku SMP. Saat itu, Nuh terpengaruh oleh pergaulan dan teman yang ada di sekitarnya. "Saya dulu juga punya band aliran pop punk sejak kelas satu SMP," katanya kepada MalangTIMES.

Sejak satu tahun terakhir, pria berusia 25 tahun ini pun memilih berhijrah dan aktif di majelis pengajian. Dia juga sudah lama meninggalkan grup bandnya dan memulai hidup baru dengan selalu hadir dalam kegiatan pengajian.

Keinginnanya menghapus tato ternyata jauh sebelum ia masuk dalam majlis pengajian. Namun karena terbentur waktu dan biaya, ia pun belum dapat merelaisasikan keinginnya tersebut.

Hingga pada akhirnya ia mendengar diselenggarakannya kegiatan Hapus Tato Gratis. Sehingga, dia langsung memutuskan untuk mendaftarkan diri dan menghapus sebagian kecil tato yang ia miliki. 

Karena sesuai aturan medis, tato di seluruh bagian tubuhnya tak dapat langsung dihapus di waktu yang sama. Melainkan harus bertahap dan membutuhkan waktu yang tak sebentar.

"Saya tidak masalah meskipun hari ini dihapus hanya pada bagian kecil saja. Yang penting bisa mengurangi," j ungkapnya.

Saat ini, Nuh memiliki tato pada seluruh bagian tangan kanan dan kirinya serta dada. Tatonya pun bertemakan tengkorak dan sesuatu yang menyeramkan. Secara bertahap, ia berniatan untuk menghapus tatonya.

"Semoga nanti kesempatan hapus tato gratis semakin luas dan terbuka untuk pemuda yang mau berhijrah. Saya dan teman-teman juga berterima kasih karena susah diberi kesempatan menjadi peserta dalam kegiatan mulia ini," tutup Nuh.

Hapus Tato Gratis merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh media online berjejaring terbesar di Indonesia  MalangTIMES bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Mall Dinoyo City (MDC), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Islamic Medical Service (IMS). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Klinik Hidayatullah Malang, dan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. (*)


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha


Top