Social Media

Share this page on:

Tagar #KamiTidakTakutTeroris Wujud Perlawanan Warganet terhadap Teroris

13-05-2018 - 11:54
Aksi lawan terorisme, warganet berbondong-bondong gunakan tagar #KamiTidakTakutTeroris.
Aksi lawan terorisme, warganet berbondong-bondong gunakan tagar #KamiTidakTakutTeroris.

MALANGTIMES - Peristiwa memilukan yang terjadi di Indonesia beberapa hari terakhir semakin menguatkan rasa persatuan masyarakat Indonesia. Dibuktikan melalui tagar #KamiTidakTakutTeroris, para warganet menunjukkan perlawanan terhadap aksi teror yang dilakukan di Surabaya dan insiden Mako Brimob beberapa hari lalu.

Pasca-tragedi yang diduga aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi tadi, warganet mencuitkan #KamiTidakTakutTeroris. Meski baru beberapa jam, cuitan tersebut sudah menyentuh angka enam ribu lebih dan kini masih terus mengalami perkembangan.

Selain tagar #KamiTidakTakutTeroris, warganet juga menggunakan #BersatuLawanTeroris dan kini masih bertahan menjadi topik hangat. Saat ini, cuitan dengan dua tanda tagar tersebut terus bertambah dengan jumlah mencapai ribuan.

Kemenko PMK mencuitkan kecaman terhadap aksi teror yang dilakukan di Indonesia dengan menulis "Saya mengecam semua aksi terorisme. Terorisme telah merobek persaudaraan Indonesia yang toleran dan damai - KemenkoPMk #KamiTidakTakut #KamiTidakTakutTeroris,".

"Rasa belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya saudara-saudara kita di Surabaya dan Mako Brimob. Seorang teroris tidak akan memudarkan cinta kita untuk Indonesia #KamiTidakTakutTeroris #KamiTidakTakut #WeFightAgainstTerorism," timpal Putra Nababan.

Politisi Tsamara Amany Alatas juga turut meramaikan tagar #BersatuLawanTeroris dengan menulis "Kita tidak takut dan tidak akan pernah takut #BersatuLawanTeroris,". Cuitannya ini pun mendapat banyak dukungan dari warganet.

Sebelumnya, politikus PSI ini juga mengecam tindakan teror yang terjadi beberapa hari terakhir dengan menggunakan tagar yang sama. Tiga hari lalu, Tsamara dalam akun resmi twitternya menulis, "Tidak ada tempat bagi teroris di Indonesia. Ato rapatkan barisan, lawan bersama karena kita tidak takut! #BersatuLawanTeroris."

Insiden peledakan bom yang diduga bom bunuh diri di Surabaya itu memang mendapat banyak kecaman dari masyarakat Indonesia maupun global. (*) 


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha


Top