Social Media

Share this page on:

Hadapi Masa THR, Disnaker Kabupaten Malang Siapkan Forum Bersama

18-05-2018 - 15:39
Bersama pemangku kepentingan industri. Disnaker Kabupaten Malang terus giatkan pertemuan dalam rangka menjembatani komunikasi (dok Nana)
Bersama pemangku kepentingan industri. Disnaker Kabupaten Malang terus giatkan pertemuan dalam rangka menjembatani komunikasi (dok Nana)

MALANGTIMES - Walau terbilang masih cukup lama dalam hitungan hari,  persoalan Tunjangan Hari Raya (THR) di perusahaan yang ada di Kabupaten Malang telah menjadi salah satu agenda di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang. 

Rencananya,  Disnaker akan mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan industri,  baik pemilik maupun pekerja untuk bersama-sama duduk membahas pencairan THR. Hal itu perlu dibahas secara khusus karena kerap terjadi perselisihan.

Rahmat Yuniwan Kasie Perselisihan Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Malang, membenarkan bahwa program tersebut merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan di kedinasannya. 

"Program tahunan tapi sangat penting untuk dilaksanakan. Karena berhubungan dengan persoalan kewajiban perusahaan kepada pekerja. Ini kalau tidak dijaga cukup rawan terjadi gesekan, " kata Rahmat kepada MalangTIMES, Jumat (18/5/2018). 

Potensi kerawanan tersebut yang membuat Disnaker Kabupaten Malang tetap melakukan aktivitas tahunan dalam mempertemukan dua elemen dunia industri tersebut. Sehingga tidak terjadi perselisihan dalam hubungan industrial yang setiap tahunnya ditekan agar tidak muncul di wilayah Kabupaten Malang. 

Komitmen menjaga stabilitas yang kondusif di dunia industri oleh Disnaker Kabupaten Malang terlihat dengan harmonisasi antara pengusaha,  pekerja dan pemerintah selama ini. Geliat atau gejolak yang tentunya selalu ada di setiap perusahaan bisa diselesaikan oleh mereka sendiri. 

"Dasar majunya industri adalah kondusifitas seluruh elemen dalam bekerja. Ini yang dikuatkan di Disnaker oleh bapak Yoyok Wardoyo (Kadisnaker, red). Alhamdulillah berjalan cukup menggembirakan, " ujar Rahmat. 

Dia melanjutkan, situasi kondusif tersebut bisa dilihat dengan tidak adanya kegaduhan industrial. Baik saat masuk dalam waktu THR maupun adanya berbagai kebijakan dari pusat mengenai ketenagakerjaan. 

"Hal ini dikarenakan komunikasi berjalan harmonis semua lini dalam dunia industri. Karena itu kita nanti ke depan juga akan mempersiapkan forum tersebut. Kita libatkan semua perusahaan dan karyawan,  tentunya perwakilannya saja, " ujarnya. 

Beberapa persoalan dalam THR walau tidak berujung pada perselisihan industrial,  tentunya terjadi setiap tahunnya. Misalnya, tempo pembayaran THR maupun persoalan tekhnis lain yang satu perusahaan dengan yang  lain berbeda. Perbedaan tersebut sekilas tidak menimbulkan permasalahan, tapi jadi bibit perselisahan bagi yang tidak memahaminya. 

"Misal,  perusahaan A bayar THR tanggal muda sedang perusahaan B tanggal tua. Ada interval waktu jauh. Ini kalau tidak dikomunikasikan bisa menimbulkan masalah, " urai Rahmat. 

Persoalan komunikasi inlah yang menjadi bagian dari Disnaker Kabupaten Malang untuk dijembatani pula. Sehingga perbedaan disetiap perusahaan yang membayar hak ke pegawainya tidak dijadikan isu besar oleh golongan tertentu. 

"Disini pentingnya komunikasi yang kami fasilitasi melalui forum bersama,  yaitu menyatukan perbedaan dan meminimalisir permasalahan industri, " pungkas Rahmat. 


Pewarta : Nana
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES


Top