Social Media

Share this page on:

Kerek Nilai Ujian Nasional SMP, Kualitas Pendidikan Kabupaten Malang Naik Tingkat

24-05-2018 - 19:21
Kadisdik Kabupaten Malang M Hidayat menyatakan naiknya rangking SMP di urutan 20 di Jatim sebagai bentuk kerjasama dan kerja keras seluruh elemen pendidik, Kamis (24/5) (Nana)
Kadisdik Kabupaten Malang M Hidayat menyatakan naiknya rangking SMP di urutan 20 di Jatim sebagai bentuk kerjasama dan kerja keras seluruh elemen pendidik, Kamis (24/5) (Nana)

MALANGTIMES - Setelah cukup lama berada di peringkat bawah,  dunia pendidikan di Kabupaten Malang khususnya tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), bisa dibanggakan di tahun 2018.

Pasalnya, ujian nasional SMP tahun 2018 memberikan hasil yang cukup memuaskan di tingkat Jawa Timur (Jatim). Kabupaten Malang bertengger di urutan atau rangking 20 dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim. 

Seperti diketahui dalam beberapa tahun lalu,  peringkat atau rangking SMP di Kabupaten Malang terbenam di posisi 31 dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Jebloknya rangking SMP di tahun lalu inilah yang mengusik Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang untuk bekerja keras menaikan kualitas pendidikan. 

Hasilnya,  dengan sentuhan yang kontinyu dan terarah oleh Disdik di bawah kepemimpinan M Hidayat sebagai komandan dunia pendidikan di Kabupaten Malang, kualitas pendidikan SMP terkerek cukup tinggi. 11 digit rangking SMP di Kabupaten Malang naik dan bertengger dengan nilai ujian nasional 217,01.

"Tentunya kita bersyukur dengan hasil kerja keras semua elemen pendidikan Kabupaten Malang. Naiknya rangking SMP di Jatim sebagai bukti kerjasama dan kerja keras kita semua, " kata M Hidayat Kepala Disdik Kabupaten Malang, Kamis (24/5/2018) saat ditemui di ruang kerjanya. 

Tentunya, lanjut Dayat sapaan akrab Kadisdik Kabupaten Malang, kenaikan rangking SMP tersebut masih jauh dari ekspektasi seluruh masyarakat yang memiliki harapan kualitas pendidikan meroket dan masuk dalam lima besar di Jatim. 

"Kita berusaha terus untuk menutup berbagai kekurangan yang ada. Kita targetkan di tahun depan bisa masuk 10 besar, " ujarnya kepada MalangTIMES. 

Target 10 besar Jatim bisa direngkuh oleh dunia pendidikan di Kabupaten Malang, asalkan diikuti dengan adanya penambahan guru Aparat Sipil Negara (ASN) yang setiap tahunnya mengalami penurunan secara jumlah dikarenakan pensiun. 

Selain penambahan guru ASN,  anggaran pendidikan menjadi bagian dari faktor yang membuat kualitas pendidikan di daerah terdongkrak dan menghasilkan kualitas yang mumpuni. 

"Anggaran tentunya penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Apalagi pendidikan di wilayah kita sangatlah banyak dan tersebar di 33 kecamatan, " ujar Dayat. 

Naiknya rangking SMP di Kabupaten Malang dikarenakan nilai ujian nasional didapatkan dari empat nilai mata pelajaran,  yaitu Bahasa Indonesia,  Inggris,  Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Total nilai dari empat mata pelajaran yang  diikuti 25.438 siswa SMP di Kabupaten Malang ini adalah 271,01.

"Nilai itu yang mengerek kualitas pendidikan SMP dan duduk di rangking 20. Kita sekali lagi tentu akan kembali bekerja keras dan bersama untuk mencapai target sepuluh besar di mata Jatim, " urai Dayat. 

Dari data yang didapatkan MalangTIMES, rangking pendidikan SMP di Jatim untuk Kabupaten dipegang oleh Tulungagung di peringkat 7. Diikuti oleh Kabupaten Sidoarjo, Pasuruan,  Gresik, Lamongan,  Jombang,  Tuban,  Ponorogo,  Magetan dan Kediri. Baru Kabupaten Malang yang berada di posisi 20. Sedangkan urutan terbuncit dipegang oleh Kabupaten Sampang dengan nilai 165,09.


Pewarta : Nana
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan


Top