Social Media

Share this page on:

Nyaris Ludes, Kuota Tiket Mudik-Balik dari Stasiun Malang Tinggal 10 Persen

25-05-2018 - 14:33
Masyarakat tengah membeli tiket kereta api di Stasiun Kotabaru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Masyarakat tengah membeli tiket kereta api di Stasiun Kotabaru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi kereta api untuk mudik-balik Lebaran 1439 H mesti segera melakukan pemesanan. Pasalnya, karena antusiasme masyarakat yang tinggi, kuota tiket kereta api Lebaran dari Stasiun Kotabaru Malang hanya tersisa sekitar 10 persen. 

Meski Lebaran masih tiga minggu lagi, kuota tiket yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) nyaris ludes. "Sisa sekitar 10 persen itu termasuk KA reguler maupun KA tambahan Lebaran," kata Wakil Kepala Stasiun Kotabaru Malang Mardiono. 

Lebih lanjut Mardiono mengungkapkan, untuk tiket KA jarak jauh pada momen arus mudik dan balik yang saat ini sudah ludes terjual yakni keberangkatan H-7 Lebaran hingga H+7 Lebaran. "Untuk puncak arus mudik maupun arus balik, tiketnya sudah habis terjual," ungkapnya.

Pada Lebaran tahun ini, PT KAI menerapkan tarif batas atas bagi kereta komersial. Untuk KA Gajayana Malang-Jakarta Gambir, misalnya, harganya menjadi Rp 600 ribu. Sedangkan KA Malioboro Malang-Yogyakarta Rp 300 ribu. "Untuk KA ekonomi tarifnya tetap. Seperti KA Matarmaja Rp 109 ribu, KA Tawangalun tarifnya Rp 62 ribu," papar Mardiono.

Selain itu, telah disediakan dua kereta tambahan. Yakni KA Gajayana Lebaran dengan kapasitas 900 tempat duduk dan KA Matarmaja Lebaran dengan kapasitas 1.792 tempat duduk.

Stasiun Kotabaru Malang setiap hari melakukan 10 keberangkatan. Meliputi sembilan KA jarak jauh serta satu KA lokal. (*)

 

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan


Top