Social Media

Share this page on:

Diwarnai Kecurangan, Hasil UN SMP Surabaya Naik; Kota Malang Peringkat Satu

25-05-2018 - 15:21
Para siswa SMP di Surabaya saat mengerjakan UNBK.
Para siswa SMP di Surabaya saat mengerjakan UNBK.

Meski sempat diwarnai kecurangan, hasil UN (Ujian Nasional) SMP Kota Surabaya meraih lompatan peringkat cukup tinggi tahun ini. Jika tahun sebelumnya menduduki peringkat 15 dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, tahun ini menduduki peringkat empat.

Peringkat pertama diduduki Kota Malang  dengan total nilai 252,99. Posisi kedua Kota Madiun dengan 251,18. Posisi ketiga Kota Blitar dengan nilai 240,51 dan keempat Kota Surabaya.

“Kami naik peringkat,” kata Kabid Sekolah Menengah Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Sudarminto ketika menerima daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN) SMP/MTs se-Jatim, Kamis (24/5) di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Saiful Rachman mengutarakan tahun ini jumlah peserta UN jenjang SMP/MTs se-Jatim sebanyak 592.372 siswa. Rinciannya, jenjang SMP berjumlah 408.089 siswa. Sedangkan jenjang MTs berjumlah 184.283 siswa.

Lembaga penyelenggara UN mencapai 4.500 SMP. Sebanyak 3.719 SMP di antaranya menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sisanya, 881 SMP, mengadakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). Pada jenjang MTs, total ada 3.488 lembaga menyelenggarakan UN dengan rincian 3.486 MTs menggunakan UNBK dan 2 lembaga sisanya UNKP. 

Rachman menambahkan, salah satu cara membuat siswa serius dalam menghadapi UN adalah mengembalikan UN sebagai syarat kelulusan. Saiful menjelaskan, beberapa waktu lalu Kemendikbud sudah mewacanakan hal tersebut.

“Saya berharap hal itu tidak terjadi. Jika itu terjadi, dampaknya akan serius dan membuat semua pihak harus kerja keras. Mulai dari kepala dinas, kepala sekolah, serta guru,” tandasnya.

Seperti diketahui bersama, UNBK di Surabaya sempat diwarnai kecurangan. Hingga akhirnya kepala SMPN 54 Surabaya ditangkap polisi. Sebab, dia diduga hendak membocorkan soal ke siswa. (*)

 

 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Surabaya TIMES (Jatim Times Network)


Top