Social Media

Share this page on:

Mohon Doa Restu di Pilkada, SAE Silaturahmi dengan Keluarga Besar Minangkabau

05-06-2018 - 10:56
SAE ketika bersilaturahmi dengan keluarga besar Minangkabau di Malang. (SAE)
SAE ketika bersilaturahmi dengan keluarga besar Minangkabau di Malang. (SAE)

MALANGTIMES - Mendekati masa berakhirnya kampanye, pasangan calon nomor urut tiga Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE) tak berhenti menjalin silaturahmi dengan berbagai komunitas atau kelompok. Terahkir SAE menjalin komunikasi dengan keluarga besar Minangkabau di Kota Malang.

Silaturahmi ini merupakan bagian dari proses ta'aruf dengan keluarga besar Minangkabau sekaligus memohon doa restu agar bisa turut menyukseskan SAE dalam Pilkada Kota Malang 2018.  “Sutiaji-Edi (SAE) selalu berusaha dan tak pernah berhenti bersilaturahmi. Oleh karena itu, kami hadir di tengah keluarga besar Minangkabau Sehati," jelas Bung Edi, sapaan akrab Sofyan Edi Jarwoko, di kediaman Dr H Achdiat Agus di Jl Jakarta No 10 RT1 RW7, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen.

Lebih lanjut Bung Edi mengungkapkan kekagumannya terhadap keluarga besar Minangkabau. Pasalnya, sejak 64 tahun lalu, keluarga besar Minangkabau rutin menjalin silaturahmi memperkuat tali persaudaraan.

"Nah inilah yang tentunya patut kita contoh. Kuatnya tali persaudaraan. Dengan tali persaudaraan yang erat, tentunya dalam pembangunan Kota Malang, semua bisa maju secara bersama-sama meskipun dengan beragam kultur," bebernya

Dalam kesempatan tersebut, Bung Edi juga menyampaikan bahwa SAE berkomitmen mewujudkan Malang SAE. Paslon nomor tiga ini memiliki komitmen untuk mewujudkan Kota Malang sebagai kota yang bermartabat melalui Tri Prasetya.

" Komitmen membangun tiga pilar utama berupa kesejahteraan sosial, ekonomi dan infrastruktur. Saat ini Malang sedang menuju kota metropolitan, tapi tentu tanpa meninggalkan ciri khas budaya Malangannya. Dan Sawojajar digadang-gadang akan menjadi pintu kota Malang dari wilayah timur karena bandara dan pintu tol akan berada di sana," ungkap Bung Edi.

Maka dari itu, pemerintah harus mempersiapkan sarana prasarana agar investor bersedia masuk, sehingga perekonomian masyarakat kota Malang bisa meningkat. “Kerja besar ini tidak bisa kami lakukan sendiri. Sutiaji-Edi adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Malang. Kami ingin menggandeng semua elemen keluarga besar kota Malang. Bagaimana pun, kita semua sama. Hanya tugasnya saja yang berbeda,” pungkas Bung Edi. (*)


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES


Top