Social Media

Share this page on:

Telat Sampaikan Penggunaan Dana Kampanye, Paslon Wali Kota Malang Didiskualifikasi

06-06-2018 - 20:07
Divisi Hukum KPU Kota Malang, Fajar Santosa (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)
Divisi Hukum KPU Kota Malang, Fajar Santosa (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Telat sampaikan penggunaan dana kampanye, pasangan calon Wali Kota Malang bakal langsung didiskualifikasi. Sesuai jadwal, laporan penggunaan dana kampanye berakhir pada 24 Juni 2018, tepatnya pukul 24.00 WIB.

"Lebih dari itu paslon akan dibatalkan, jadi kami berharap paslon menyerahkan laporan sebelum jam 24.00 WIB," kata Divisi Hukum KPU Kota Malang Fajar Santosa di sela-sela Rapat Koordinasi dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Tahun 2018 yang dilaksanakan di Hotel Tugu Malang, Rabu (6/6/2018).

Komunikasi dan sosialisasi dengan masing-masing paslon menurutnya menjadi kunci utama agar tak terjadi kesalahan saat penyerahan berkas penggunaan kampanye tersebut. Karena jika hanya satu paslon yang telat menyampaikan data akan berimplikasi pada banyak hal.

Sementara untuk mengaudit laporan dari masing-masing paslon, menurutnya KPU telah bekerjasama dengan tiga lembaga akuntan publik di Kota Malang. Tujuannya adalah untuk mengaudit laporan penerimaan dan penggunaan anggaran dari semua paslon.

"Data akan diaudit kurang lebih dua minggu dan kemudian hasilnya diserahkan pada KPU," tambah Fajar.

Lebih jauh dia menyampaikan jika sampai saat ini belum ada kasus hukum yang terjadi sepanjang proses pelaksanaan Pilwali Malang, dia pun memprediksi permasalahan hukum sangat mungkin terjadi ketika ada perselisihan hasil perhitungan suara.

"Saat perhitungan suara besar ada perselisihan. Kalau kasus hukum yang disampaikan salah satu paslon belum lama ini sudah dicabut, jadi seluruh proses sudah dilewati," tutupnya.


Pewarta : Pipit Anggraenis
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan


Top