Social Media

Share this page on:

Rekapitulasi Suara Hasil Pilkada 2018 Tanpa PPS, KPU Kota Malang Klaim Lebih Terbuka

07-06-2018 - 09:59
Ketua KPU Kita Malang Zaenuddin (Pipit Anggraeni)
Ketua KPU Kita Malang Zaenuddin (Pipit Anggraeni)

MALANGTIMES - Rekapitulasi suara hasil Pilkada 2018 berbeda dengan pemilihan umum sebelumnya. Karena tahun ini, rekapitulasi suara tidak melalui tingkat PPS atau kelurahan seperti pemilihan umum sebelumnya.

Ketua KPU Kota Malang Zaenuddin menyampaikan, jika sebelumnya rekapitulasi dilakukan di tingkat TPS dan dilanjutkan ke tingkat PPS atau kelurahan kemudian ke tingkatan PPK atau kecamatan dan berakhir di Kota atau Kabupaten, maka kali ini tidak demikian. 

"Kali ini tidak ada lagi rekapitulasi suara di tingkat kelurahan atau desa. Rekap dilakukan di tingkat Kecamatan setelah dari TPS," imbuh pria berkacamata itu.

Untuk mempercepat rekapitulasi di tingkat kecamatan, menurutnya KPU mengusulkan skema dua ruangan di kecamatan. Sedangkan rekapitulasi di tingkat KPU dilaksanakan pada empat hingga enam Juli 2018.

Hasil rekapitulasi itu menurut Zaenuddin nantinya akan dimasukkan pada Sistem Penghitungan (Situng) yang kini diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Masyarakat pun dapat mengakseslhasil perhitungan real count tersebut.

Jumlah perolehan suara itu menurutnya didasarkan pada rekapitulasi hasil penghitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dituangkan di formulir C-1. Hasil dari formulir C-1 itu kemudian dipindai oleh KPU Kota Malang dan dikirimkan ke KPU RI untuk dimasukkan ke Situng.  

"Ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kami kepada masyarakat.  Meskipun hasil dari Situng ini belum bisa disebut hasil resmi karena hasil resmi tetap hasil penghitungan di tingkat KPU atau Kabupaten," tambahnya.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan


Top