Social Media

Share this page on:

DPT Sudah Ditetapkan, Jumlah Pemilih di Kota Malang Masih Dinamis

07-06-2018 - 11:35
Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang Deny Rachmat Bachtiar (Pipit Anggraeni)
Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang Deny Rachmat Bachtiar (Pipit Anggraeni)

MALANGTIMES - Daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Kota Malang dan Pilgub Jatim telah ditentukan. Meski begitu, jumlah pemilih saat pencoblosan nanti diperkirakan masih bersifat dinamis.

Selain karena jumlah pemilik E-KTP akan bertambah, juga dimungkinkan adanya warga yang meninggal dunia. Sampai saat ini, proses pencermatan pun masih terus dilakukan.

"Jadi jumlah pemilih sifatnya masih dinamis," kata Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Malang, Deny Rachmat Bachtiar belum lama ini.

Selain itu, jumlah pemilih tambahan menurutnya juga perlu diantisipasi. Di antaranya adalah daftar pemilih pindahan dan pemilih ber KTP. Terlebih proses Pilwali juga berbarengan dengan momen Pilgub Jatim.

Menurut Deny, ada kemungkinan penduduk Jawa Timur yang tinggal di Kota Malang akan ikut melakukan pencobloson di TPS yang disesuaikan. Sehingga perlu dilakukan antisipasi pada kawasan yang selalu menjadi basis pendatang ataupun mahasiswa.

"Karena untuk alasan bekerja atau belajar bisa menggunakan hak pilihnya di tempat lain," tambahnya lagi.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kawasan Lowokwaru menurutnya menjadi basis warga terdaftar dalam DPT yang berpindah lokasi. Seperti warga yang bekerja ataupun para mahasiswa. 

"Meskipun di luar teknis, tapi pengecekan data pemilih di TPS tetap penting. Biasanya orang malas, maka perlu dicek ulang agar jumlah pengguna KTP tidak meningkat," urainya lagi.

Sementara untuk pemilih di Lapas Lowokwaru dan Lapas Wanita Sukun menurutnya saat ini memang sudah banyak berkurang. Lapas Lowokwaru dari yang semula tercatat 2.183 nama kini hanya 449 warga binaan yang dapat menggunakan hak pilihnya. Sedangkan warga binaan Lapas Wanita Sukun dari yang semula tercatat 400 nama kini menjadi 41 nama saja.

"Ini juga perlu mendapat perhatian jika nantinya ada regulasi yang memperbolehkan warga lapas menggunakan hak pilihnya dengan melengkapi data diri. Kita koordinasi dengan daerah lain apabila kekurangan surat suara," pungkasnya.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan


Top