Social Media

Share this page on:

Dari 101 Perusahaan di Kota Batu, 70 Diantaranya Masih 'Ndablek' Terkait BPJS Ketenagakerjaan

08-06-2018 - 03:46
Kartu peserta yang terdaftar BPJS Kesehatan. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Kartu peserta yang terdaftar BPJS Kesehatan. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Sejak bulan Februari hingga Juni 2018 31 perusahaan atau badan usaha di Kota Batu telah mendaftarkan pekerjanya kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Ini berarti, ada peningakatan dari sebelumnya.

Sebab dari 101 perusahaan atau badan usaha sebelumnya baru ada 16 perusahaan usai dilakukan sosialisasi terkait BPJS Ketenagakerjaan bulan Februari. Seiring berjalannya waktu bertambah 15 perusahaan sehingga totalnya 31 perusahaan. 

Jumlah tersebut terdiri dari perhotelan, restoran, notaris, koperasi, dan sebagainya. Namun yang belum mengajukan pendaftaran Kejari Kota Batu masih belum memberlakukan teguran.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Raya, Cahyaning Indriasari menjelaskan bersama dengan Kejasaan Negeri (kejari) Kota Batu tentunya akan membantu. Sebab jika ada perusahaan yang tetap bandel, BPJS Ketenagakerjaan bisa minta Kejari untuk memberi sanksi.

“Bersama dengan kejari tentunya akan membantu kami, jadi bagi perusahaan yang bandel Kejari bisa membuat sanksi,” ujar Cahyaning.

Ia menambahkan jika badan usaha tersebut tidak segera mendaftarkan karyawannya akan mendapatkan sanksi.  Ada tiga sanksi, yang pertama teguran secara tertulis.

Jika terguran pertama tidak digubris maka akan dilayangkan sanksi kedua. Sanki kedua itu adalah denda. Sanksi terakhir adalah tidak mendapatkan pelayanan publik.

“Selain itu dengan bekerjasama dengan Kejari juga untuk sosialisasi kewajiban badan usaha mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Batu  I Nyoman Sugiartha menjelaskan mendaftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan merupakan kewajiban perusahaan yang berbadan usaha itu sesuai dengan UU RI no 24 tahun 2011.

“Sehingga pihak Kejari Kota Batu berhak memberikan sanksi kepada mereka yang bandel,” ujar Nyoman.


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)


Top