Social Media

Share this page on:

Lebaran, Bandara Malang Tambah Dua Jadwal Penerbangan

11-06-2018 - 21:51
Para penumpang mengantre untuk masuk di Bandara Abdulrachman Saleh Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Para penumpang mengantre untuk masuk di Bandara Abdulrachman Saleh Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Momen arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H memicu kenaikan volume penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh Malang. Karenanya, pihak otoritas bandara menambah dua jadwal penerbangan tambahan atau extra flight untuk mengakomodasi penumpang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Suharno mengungkapkan bahwa hingga H-4 lebaran, peningkatan kedatangan penumpang terdata mencapai 20 persen. "Seperti tahun-tahun lalu, kalau angkutan mudik lebaran biasanya kedatangan lebih dominan. Sampai H-4 ada peningkatan kedatangan sekitar 20 persen, dari 1.800 orang menjadi 2.200 orang," urainya.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat pengguna moda transportasi pesawat, ada dua tambahan penerbangan selama arus mudik dan balik lebaran. "Ada tambahan dua flight, jadi yang semula 14 menjadi 16 flight. Tambahannya untuk maskapai Citylink Jakarta-Malang," terangnya. 

Sehari-hari, lanjut Suharno, bandara tersebut melayani 14 penerbangan. Terbanyak yakni rute Jakarta-Malang-Jakarta, lalu masing-masing satu kali penerbangan rute Malang-Bandung-Malang dan Denpasar-Malang-Denpasar. Pada hari biasa, 12 penerbangan menuju Jakarta dilayani oleh lima maskapai. Yakni Citylink, Garuda, Sriwijaya, Lions Air, serta Batik Air.

Sementara untuk keberangkatan dari Malang menuju kota-kota lain, menurut Suharno masih cenderung landai. "Nanti baru saat arus balik keberangkatan lebih dominan. Yang pasti, Bandara Abdulrachman Saleh sudah siap melaksanakan angkutan lebaran baik arus mudik maupun balik," paparnya.  

Mengenai harga tiket, lanjut Suharno, pihak Kementerian Perhubungan sudah menetapkan batas atas dan batas bawah yang boleh dikenakan pada penumpang. "Kalau kenaikan harga tket itu kebijakan masing-masing maskapai. Kan ada kelas-kelas pelayanan, ada batas atas dan bawah  harga tiket pesawat juga," tuturnya.

Suharno juga menjelaskan bahwa ada tambahan pengamanan selama lebaran. Selain petugas harian, sebanyak 8-9 personel bersenjata lengkap juga ditugaskan untuk pengamanan tambahan. Hal tersebut untuk menjamin kelancaran dan kemanan di bandara. "Untuk keamanan selama ini kami juga ditunjang TNI AU, apalagi sejak kasus bom (di Surabaya beberapa waktu lalu) sudah siaga satu. Rencananya pengamanan ekstra sampai H+8 lebaran," pungkasnya.


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top