Social Media

Share this page on:

Paijo Coffee, Kedai Kopi di Taman Merjosari Malang Primadona Anak Muda

16-06-2018 - 16:17
Paijo Coffee di kawasan Taman Merjosari Lowokwaru Kota Malang selalu ramai oleh para kawula muda (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Paijo Coffee di kawasan Taman Merjosari Lowokwaru Kota Malang selalu ramai oleh para kawula muda (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Barangkali jarang Anda menemukan kedai kopi dengan taman terbuka hijau di perkotaan. Tetapi di Kota Malang, ada kedai yang menawarkan konsep ruang terbuka.

Terletak di areal Taman Merjosari, Paijo Coffee menyuguhkan konsep kedai kopi kekinian dengan harga merakyat. Tak salah bila setiap hari, kedai ini penuh sesak oleh para kawula muda. 

Luasnya sekitar 12 kali 15 meter persegi. Bangunan Paijo Coffee sepintas seperti kedai-kedai biasa, tetapi yang beda dari tempat ini adalah sajian kopi yang disuguhkan. Tak banyak yang tahu, kenikmatan kopi dipasok dari daerah Gresik dan Tulungagung. 

Jenis kopi ini, jelas A. Yahya, merupakan kopi yang dapat menurunkan berat badan. Yayak panggilan akrab A. Yahya duet bersama sang rekan, Sugiono, membuka Paijo Coffee setahun belakangan. Usaha ini berawal dari kegemaran mereka menikmati kopi. Yayak, terutama, senang menghabiskan waktu di kedai kopi milik Sugiono.

"Saya sering mampir ke warung kopi mas Sugik (panggilan Sugiono). Letaknya ada di seberang Taman Merjosari. Dari situ muncul pembicaraan mengembangkan usaha dengan membuka tempat usaha baru. Selain kedai kopi, Paijo ini di bagian belakangya juga ada kolam lele," jelas Yayak.

Paijo merupakan nama yang mereka ambil dari 'Al Patil Ijo Ireng'. Kombinasi antara usaha lele yang memiliki brand Alpatil dan warung kopi dengan brand Ijo Ireng. Keduanya pun sepakat membidik pangsa pasar mahasiswa. Peluang ini, kata Yayak, tepat bila kedai kopi mereka didirikan di areal Taman Singha Merjosari.

"Taman ini kan juga ikon kota malang yang terletak di Kecamatan Lowokwaru. Selain itu, disini termasuk banyak anak kampus. Terdekat ada UIN Maliki Malang dan ada UNISMA. Jadi kami putuskan buka kedai di areal ini," jelas dia. 

Penuh sesak oleh anak muda setiap hari, mereka berdua berkomitmen menyediakan kopi enak dengan harga mahasiswa. Secangkir kopi di Paijo Coffee dibanderol Rp 5.000 saja. Tak heran dalam sehari 300 cangkir kopi ludes.

"Selain itu kami buka 24 jam dan tentu saja free WiFi. Mungkin itu yang buat anak muda betah berlama-lama disini selain mengerjakan tugas juga nongkrong disini," tukas bapak dua anak ini. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top