Social Media

Share this page on:

Arek Malang Lebaran di Kamboja, Banyak Hidangan Indonesia Termasuk Lontong Sayur

19-06-2018 - 19:51
Arek Malang Heny Setyowati saat berada di depan Angkor Wat Kamboja (foto: istimewa)
Arek Malang Heny Setyowati saat berada di depan Angkor Wat Kamboja (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Berlebaran jauh dari keluarga di Indonesia dirasakan arek Malang, Heny Setyowati.

Tinggal di Kamboja, Heny merayakan lebaran kali pertama jauh dari keluarga di Malang. Rindu kampung halaman, ia menceritakan pengalamannya berlebaran di luar negeri.

"Lebaran hari pertama di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) salat bersama, terus open house sama Dubes. Open house mulai jam sembilan sampai jam sebelas siang. Lalu hari kedua open house di rumah dinas Atase Pertahanan mulai jam sebelas siang," cerita dia kepada MalangTIMES.

Di Kamboja, Heny sedang melakoni tugas sebagai pengajar program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan.

Saat Lebaran disana, Heny mengatakan banyak hidangan Indonesia yang disiapkan. "Ketupat enggak ada tapi ada lontong sayur. Selain itu, ada juga ayam laos, opor, sup jamur, terus juga ada gorengan kayak sosis solo. Kalau di Atase Pertahanan KBRI ada sate, pempek, nasi kebuli, rujak buah, gado-gado, rendang, dan bakso," jelas alumnus Universitas Negeri Malang (UM).

Suasana Lebaran, kata Heny, cukup ramai. Ia bilang ada ratusan muslim yang menunaikan salat Ied di KBRI di Kamboja. "Sekitar seratusan orang sih kayaknya yang ikut salat," kata Heny yang tinggal di Phnom Penh. 

Sementara itu, cuaca di Kamboja cukup tidak bersahabat dibandingkan Indonesia. Ia mengatakan cuaca disana berkisar 35 hingga 40 derajat. "Panas banget meski sekarang musim hujan. Karena hujan cuma sebentar saja," tukasnya. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top