Social Media

Share this page on:

Jelang Pileg 2019 Bawaslu Kota Malang Evaluasi TPS Rumah Sakit

02-07-2018 - 15:58
Ketua Bawaslu Malang Alif Mustofa (Pipit Anggraeni)
Ketua Bawaslu Malang Alif Mustofa (Pipit Anggraeni)

MALANGTIMES - Jelang Pileg 2019, Bawaslu Kota Malang evaluasi TPS Rumah Sakit. Pasalnya, layanan pencoblosan di rumah sakit dalam Pilkada dan Pilgub Jatim yang berlangsung belum lama ini terbilang luput.

Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa menyampaikan jika dalam proses pengambilan suara di Rumah Sakit Syaiful Anwar tak terakomodir secara baik. Sehingga tak satupun pasien atau keluarga pasien yang menggunakan hak pilihnya.

"Dan TPS terdekat pun tergolong jauh dari kawasan rumah sakit. Kawasannya juga tak mendukung karena menjorok ke area bawah dan jalan turunnya lumayan tajam," katanya.

Meski bukan menjadi sebuah prioritas, hak suara dari pasien menurutnya harus tetap diperhatikan. Karena selama ini memang lumayan rawan tak terlayani dengan baik. Minimal TPS dapat didirikan di dalam area rumah sakit.

"Atau jika tidak bisa dibuat di area parkir rumah sakit. Terpenting dapat dekat dengan area rumah sakit," jelasnya lagi.

Alim menyampaikan jika untuk mengakomodir hak suara pasien dan keluarga pasien butuh kerjasama antara KPU dan pihak rumah sakit. Karena penghuni rumah sakit pada dasarnya tak dapat diprediksi dan selalu berganti.

"Tentu KPU tak bisa mengeluarkan daftar pemilih tetap (DPT) di rumah sakit, berbeda dengan lapas yang warga binaannya diketahui waktu dan lama pembinaannya," tutup Alim.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha


Top