Social Media

Share this page on:

Polisi Bekuk Pelaku Ranmor Bermula dari Penggantian Plat Nomor

11-07-2018 - 16:51
Pelaku yang sudah diamankan di Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Pelaku yang sudah diamankan di Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yakni Mustaji (36) warga Jalan Kebalen IV nomer 29, Rt 12 Rw 2, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang sudah lama diincar polisi. Hampir setahun lebih, dia lolos dari incaran petugas. Akhirnya diapun ditangkap polisi pada 5 Juli 2018.

Selain membekuk tersangka Mustaji, petugas juga berhasil menangkap seorang penjual kopi yang berperan sebagai penadah barang hasil curian tersebut. Pelaku bernama Afif Nur Hamsah (36) warga Jalan Klayatan II Kemantren nomer 32, Rt 2 Rw 3, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK SH MH, mengungkapkan, penangkapan tersangka MJ ini, bermula dari laporan korban AR (39) warga Jalan Polowijen III nomer 18, Rt 4 Rw 8, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Februari 2017 lalu

"Pelaku melakukan aksinya tanggal 21 Februari 2017 sekitar pukul 11.30 wib. Korban saat itu sedang mengantarkan pesanan daging ke salah satu pelanggannya di gang Moris Kebalen Wetan, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang," ungkap Kapolres.

Lanjutnya, saat korban masuk ke dalam gang mengantarkan daging, pelaku yang kala itu kebetulan lewat dengan berjalan kaki, melihat kunci kontak motor korban Honda Vario bernopol N 2662 BT masih tertancap di sepeda motor. 

Setelah itu, pelaku langsung saja membawa kabur motor tersebut. Tak lama setelah itu, korban pun keluar dari gang. Korban begitu kaget mendapati sepeda motor miliknya yang ia parkir sudah lenyap.

"Korban ini kelupaan mencabut kuncinya karena tergesa-gesa. Begitu keluar motornya sudah tidak ada. Setelah itu, sama pelaku motor tersebut disembunyikan cukup lama, kemudian dijual ke penadah seharga Rp 2 juta," jelas Kapolres.

Sementara itu, tertangkapnya pelaku penandah maupun pelaku curanmor tersebut berawal dari kecurigaan petugas ketika melihat seseorang mengganti plat sebuah sepeda motor ditukang plat. Karena petugas merasa curiga, akhirnya melalukan pemeriksaan terhadap motor tersebut. 

Dan benar saja, ketika diperiksa, pelaku tidak dapat menunjukan dokumen kelengkapan. Begitu didalami, benar saja motor tersebut merupakan barang curian. Selanjutnya petugas langsung melalukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku.

"Saat ini, pelaku masih terus kami periksa, untuk pendalaman apakah pernah terlibat aksi-aksi kejahatan lainnya,"pungkasnya


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha


Top