Social Media

Share this page on:

Lagi, Harga Telur di Kota Malang Alami Lonjakan

12-07-2018 - 16:45
Sejak empat hari terakhir harga telur di Kota Malang alami lonjakan lantaran pasokan yang berkurang (Pipit Anggraeni)
Sejak empat hari terakhir harga telur di Kota Malang alami lonjakan lantaran pasokan yang berkurang (Pipit Anggraeni)

MALANGTIMES - Lagi, harga telur di Kota Malang alami lonjakan. Jika sebelumnya per kilogram dibandrol Rp 23 ribu sampai Rp 24 ribu, maka sejak empat hari terakhir telur dilepas dengan harga Rp 26 ribu per kilogramnya.

Pedagang telur Pasar Oro-Oro Dowo Juwono (56) menyampaikan, kenaikan terjadi lantaran pasokan berkurang. Sementara kebutuhan masyarakat dan konsumen pasar masih tetap seperti biasanya.

"Sehari biasanya saya habiskan sampai 40 kilogram telur. Saat ada kenaikan memang penjualan masih stabil, tapi konsumen banyak yang mengeluh," katanya pada MalangTIMES, Kamis (12/7/2018).

Setiap hari, pasokan telur ia dapat dari pemasok besar di Kota Malang sendiri. Namun langganannya tersebut menyampaikan jika beberapa hari terakhir banyak ayam yang mati dan berujung pada berkurangnya pasokan telur.

"Kalau kata pemasok saya ayamnya banyak yang mati," terang pria ramah itu.

Sementara itu, pedagang besar ayam petelor Muhammad Arief Budiman menyampaikan jika kenaikan tersebut dikarenakan pasokan telur banyak berkurang lantaran banyak dikirim ke Jakarta. Sehingga, pasokan yang semestinya dikirim ke Malang banyak berkurang.

"Jadi yang gagal panen kebanyakan dari Lampung. Sehingga pasokan dari Blitar dan sekitarnya yang biasanya dikirim ke Malang saat ini dikirim ke Jakarta," paparnya.

Selain telur, kenaikan juga terjadi pada gula pasir, minyak goreng, dan cabai. Rata-rata mengalami kenaikan sekitar Rp 100 sampai Rp 200. Sedangkan bawang merah tetap stabil dengan harga Rp 28 ribu per kilogramnya, dan bawang putih alami penurunan menjadi Rp 22 ribu dari sebelumnya Rp 24 ribu.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top