Social Media

Share this page on:

Pasar Legenda Dwi Sri Kekurangan Area Parkir dan Rest Area

20-09-2015 - 14:35
Situasi di salah satu sisi pasar Dwi Sri, dusun Lebaksari, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (Foto: Agus/MalangTimes)
Situasi di salah satu sisi pasar Dwi Sri, dusun Lebaksari, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (Foto: Agus/MalangTimes)

MALANGTIMES - Pasar Dwi Sri yang terletak di Dusun Lebaksari, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, tak pernah sepi dari pengunjung. Pasar yang terkenal dengan pusat oleh-oleh ini merupakan pasar melegenda bagi masyarakat pengguna jalan raya Malang - Kediri.

Setiap harinya, pasar ini tak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari orang Malang sendiri hingga luar kota, bahkan tak jarang pengunjung yang singgah merupakan orang luar provinsi yang sudah menjadi langganan di pasar Dwi Sri ini.

Pasar yang menyediakan berbagai macam oleh-oleh ini menjadi alasan kenapa pasar Dwi Sri tak pernah sepi dari pengunjung untuk mencari oleh-oleh khas Malang Raya yang tersedia disini, mulai dari buah-buahan, sayur, makanan ringan, hingga sounvenir.

Selain menjadi pusat oleh-oleh, di pasar Dwi Sri ini juga terdapat sumber mata air yang dijadikan pemandian bagi para pengunjung pasar Dwi Sri untuk melepas lelah setelah berkendara.

Hari, salah satu pengunjung asal Jombang mengaku sudah menjadi langganan singgah di Pasar Dwi Sri ini sejak masih di bangku kulia. "Dari tahun 87 dulu, sering mampir cari oleh-oleh disini mas," ujarnya kepada MALANGTIMES (TIMES INDONESIA NETWORK). Minggu, (20/9/2015).

Namun demikian, pasar yang terkenal dengan pusat oleh-olehnya tersebut, masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan atau pengembangan seperti area parkir dan tempat istirahat.

"Pengembangannya masih belum maksimal, untuk tempat tunggu atau tempat duduk belum ada," ujar Hari yang singgah setelah mengunjungi anaknya yang kulia di Kota Malang.

Dia berharap pasar yang sudah melegenda ini, bisa dilakukan pengembangan untuk pengunjung yang bisa lebih leluasa untuk berbelanja oleh-oleh. "Kalau dikembangkan lagi akan lebih baik lagi pasar ini, paling tidak tempat parkirnya ini sudah sesak saat akhir pekan gini," tandanya. (*)


Pewarta : Agus Muhammad
Editor :
Publisher : Super Administrator


Top