Social Media

Share this page on:

Ahok Masih Kandidat Terkuat Calon Gubernur DKI Jakarta Versi Polling Iwan Fals

13-11-2016 - 21:36
Hasil Polling Calon Gubernur DKI Jakarta yang di buat oleh Musisi Legendaris Iwan Fals melalui akun Twitter nya @iwanfals (screenshot @iwanfals)
Hasil Polling Calon Gubernur DKI Jakarta yang di buat oleh Musisi Legendaris Iwan Fals melalui akun Twitter nya @iwanfals (screenshot @iwanfals)

MALANGTIMES - Walau di goyang isu penistaan agama, Ahok yang berpasangan dengan Djarot masih kandidat terkuat menjadi calon Gubernur DKI Jakarta mengalahkan dua kandidat lainnya, yaitu Agus dan Anies.

Hal ini menurut polling di media sosial Twitter yang digelar oleh Iwan Fals, musisi legendaris Indonesia, melalui akun @iwanfals.

iklan

Isi polling tersebut tentang siapa Calon Gubernur DKI pilihan rakyat. Dalam polling, Iwan Fals mengurutkan nama calon berdasarkan nomor urut Pilkada 2016, yakni Agus, Ahok, dan Anies serta menulis pertanyaan polling seperti ini, "Andai Pilkada DKI dilaksanakan sekarang, siapa pilihanmu?".

Hasil dari polling yang diikuti oleh sekitar 25 ribu pengguna Twitter, adalah sebagai berikut.

Agus Harimurti Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylvi meraih 23% suara. Ahok yang berpasangan dengan Djarot memperoleh suara 60%, dan Anies Baswedan dengan wakilnya, Sandiaga Uno hanya mengantongi 18%.

Ternyata, tidak berbeda dengan di dunia nyata, hasil polling di dunia maya ini berbuntut pro dan kontra antar-pengguna Twitter. Masing-masing pemilih terlibat saling berdebat.

Hingga akhirnya Iwan Fals membuat Twitter polling susulan dengan pertanyaan, "Duh bikin polling kok pada berantem, jadi mending dihapus atau tidak ya polling?".

Pertanyaan tersebut langsung ditanggapi pengguna internet yang rata-rata adalah pengikut akun @iwanfals. 

Sekitar 76% meminta hasil polling itu tidak dihapus, sementara sisanya 24% meminta agar polling itu dihapus.

Iwan Fals sang empunya akun yang menggelar polling tersebut menyatakan bahwa ini hanya sekadar jajak pendapat dari pengguna internet.

"Hasil dalam polling itu tidak serta merta bisa menjadi penentu siapa yang akan menjadi Gubernur DKI ke depan. Walau demikian, Twitter polling sering digunakan netizen untuk menjaring pendapat mengenai isu-isu terkini,"tulis Iwan Fals.

 

Sumber: Twiiter


Pewarta : Nana
Editor :
Publisher : Aditya Fachril Bayu

TAG'S

Top