Social Media

Share this page on:

Manajemen Malang City Point Ajak MalangTIMES ke Toko Penjual Sajadah Bersalib

28-02-2017 - 20:10
Pertemuan antara Manajemen Malang City Point dengan pihak TNI dan Polri (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Pertemuan antara Manajemen Malang City Point dengan pihak TNI dan Polri (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Manajemen Malang City Point akhirnya mengajak MalangTIMES ke Toko Laris, tempat pembelian sajadah bersalib yang menggegerkan publik Malang Raya, Selasa (28/2/2017). 

Toko tersebut ternyata berada di sekitaran Jalan Yulius Usman yang berdekatan dengan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Sawahan.

iklan

Dalam pemberitaan sebelumnya, Toko Laris merupakan toko alat musik dan olahraga. Terungkap fakta ternyata masih ada toko dengan nama Toko Laris yang menjual sajadah seperti dijelaskan pihak Manajemen Malang City Poin.

"Kami di sini bukan memberikan informasi yang tidak benar, kami tidak mau dianggap membohongi, kami punya bukti bahwa memang Toko Laris itu ada. Ini ada bukti nota pembelian sajadah itu di Toko Laris," tandas Anto, Perwakilan dari Manajemen Malang City Point.

Kunjungan ke Toko Laris ini merupakan hasil dari musyawarah yang melibatkan unsur TNI maupun Polri dan Manajemen Malang City Poin yang digelar, Senin (27/2/2017) kemarin.

Hasil musyawarah itu menyetujui untuk survei langsung ke toko tempat penjualan sajadah yang jadi kontroversial itu untuk membuktikan kebenaran bahwa toko itu ada dan pernah menjual sajadah tersebut.

Setelah sampai di lokasi, rombongan langsung menuju toko yang semua pegawainya mengenakan jilbab.

Saat tiba di toko yang dimaksud, rombongan membawa sajadah yang terdapat gambar mirip salib dan berpura-pura membeli sajadah sejenis.

"Mbak ada sajadah dengan motif seperti ini, yang mereknya Sajadah Anti Selip (SAS)? Kami mau beli sekitar dua kodi, ya untuk kami seragamkan Mbak, kita dulu kan belinya di sini,"ujar Anto kepada karyawan Toko Laris saat memerankan diri sebagai pembeli.

Saat itu karyawan toko pun menjawab, bahwa dulu tokonya memang menjual sajadah tersebut. Namun, sajadah tersebut stoknya sudah lama habis dan sampai saat ini belum datang kembali barangnya.

"Sudah lama habis mas, dulu memang ada namun sudah habis. Ini belum tahu juga datangnya kapan lagi, mungkin masih lama untuk merek ini," tandas salah seorang karyawan Toko Laris.

Saat ditanya terkait siapa produsen atau distributor dari sajadah tersebut, karyawan toko tersebut mengaku  tidak mengetahui persis siapa distributornya.

"Kurang tahu mas, karena distributornya banyak. Kita belum tahu datangnya kapan," ujar karyawan Toko Laris.

Dengan demikian, apa yang diinformasikan Manajemen Malang City Point benar bahwa  ada Toko Laris yang dulu menjual sajadah tersebut.

Sementara itu,  berkat berita MalangTIMES, sajadah yang terdapat gambar mirip salib tersebut sudah tidak ditemukan lagi di musala Malang City Point.

"Sudah kami bereskan,  demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena  hal seperti ini sensitif, namun dari manajemen memang tidak pernah ada sedikitpun kesengajaan membeli sajadah yang mengandung gambar tersebut," tandas Anto.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

Top