Social Media

Share this page on:

Dimulainya Revolusi Mental Kota Malang (9)

Satu Dekade Tertidur Lelap, Kini Kampung Tridi Bangkit Penuh Inovasi

25-03-2017 - 23:00
ilustrasi
ilustrasi

MALANGTIMES - Siapa sangka Kampung Tridi, sebuah kampung yang dulunya kumuh, tak terawat dan dikucilkan, bahkan dipandang sebelah mata oleh masyarakat, kini tumbuh menjadi kampung yang ibarat embrio kecil menjelma menjadi bentuk besar yang jadi idaman wisatawan.

Selama satu dekade, dimulai 1990 sampai 2011 Kampung Tridi ini masih tidur nyenyak bersama mimpi-mimpinya. Kini, kampung ini mulai melek dan terbangun lalu bangkit mengubah wajah yang dulunya kumuh menjadi indah.

iklan

Karena itu inovasi pun terus dilakukan salah satunya dengan membuat rumah panggung yang bertopang pada pohon di sebelah jalan raya dan sebelah pintu masuk.

Selain membuat panggung di atas pohon nantinya tanaman di lereng sebelah jalan tersebut juga akan dirapikan.

"Saat ini masih ada satu rumah panggung pohon, ya nantinya akan ditambah lagi sekitar dua rumah panggung," tandas Abdul Konsen (35), salah satu tokoh pemuda di Kampung Tridi.

Selain inovasi itu, sisa lahan yang berada di sudut bangunan atau tempat lainnya akan dimanfaatkan sebagai taman yang diisi aneka tanaman hias sehingga terlihat hijau dan sejuk.

"Ya nantinya lahan-lahan kosong akan kami manfaatkan sebagai taman dan kami buat Taman Toga yang setiap saat akan dilombakan," beber Valentinus, Ketua RW 12, Kampung Tridi.

Selain itu, inovasi lain yang menjadi mimpi warga Kampung Tridi adalah pembangunan panggung di atas sungai yang bisa digunakan untuk pentas seni atau hiburan bagi masyarakat dan para pengunjung tempat wisata tersebut.

"Ini juga merupakan usulan warga dan sudah kami sampaikan ke Pemkot Malang. Salah satunya, panggung seni di atas sungai,“ pungkas Valentinus.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor :
Publisher : Aditya Fachril Bayu


Top