Social Media

Share this page on:

Geliat Perjudian Balap Liar di Kota Malang (3)

Ada Ritual Meminang sebelum Adu Cepat di Arena Balapan

23-10-2017 - 15:10
Ilustrasi balap liar(google)
Ilustrasi balap liar(google)

MALANGTIMES - Sebelum dimulainya balap mobil liar di kawasan Soekarno-Hatta yang berujung adanya taruhan uang puluhan juta, terdapat ritual yang dilakukan para pembalap maupun klub-klub di Kota Malang. Yakni meminang sang lawan untuk memperoleh kesepakatan dalam pertarungan balap mobil.

Salah satu sumber MalangTIMES, sebut saja CL, mengungkapakan, dalam melakukan peminangan atau lamaran, setelah satu klub sepakat untuk melakukan taruhan, maka klub tersebut akan mendatangi salah satu pihak atau bengkel untuk upaya melamar, menantang lawan dengan kesepakatan taruhan yang telah ditentukan.

iklan

Dalam kesepakatan, juga ditentukan bagaimana aturan dalam balapan, seperti penggunaan mobil standar atau mobil tune up. Jika yang digunakan mobil tune up, maka akan dicek kembali kapasitas besaran cc mesin dan juga terkadang sampai pengecekan onderdil kendaraan, apakah masih dalam keadaan orisinal ataul sudah dalam kondisi modifikasi.

Setelah itu, disepekati jumlah nominal taruhan yang ditentukan antara lawan dan peminang. Barulah ditetapkan tempat yang akan dijadikan sirkuit balap liar. Rata-rata sepakat untuk mengambil Jalan Raya Soekarno-Hatta sebagai tempat berlaga.

"Nah setelah itu, untuk mengikat, pasti ada uang tanda jadi. Jika ada pihak yang membatalkan atau tidak datang dalam balapan, maka uang tersebut akan diambil oleh salah satu pihak sesuai kesepakatan," jelas CL. "Sistem taruhannya sendiri ada yang patungan maupun individu. Kalau ada klub ya kadang patungan. Taruhan maksimal Rp 20 juta. Kalau menang, ya bagi-bagi sama yang patungan. Saya waktu main kemarin, sempat menang Rp 22 juta," ungkap CL.

Jika pun tidak ada taruhan saat balapan, memang terkadang mereka hanya ingin melakukan settingan untuk mobil guna mengetahui kondisi mobil dan peng-upgrade-an mobil.

"Kalau di kawasan Suhat, dimulai dari sekitar Dapoer Kota sampai depan Happy Puppy yang jaraknya 200 meter, sering pake jarak itu untuk drag.  Satu lomba semalam juga lebih dari lima mobil kaffdang 10 mobil," ucapnya. (*)


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha

Top