Social Media

Share this page on:

Geliat Perjudian Balap Liar di Kota Malang (4)

Tak Sekadar Mengejar Uang Hasil Judi, Balap Liar Juga Ajang Adu Gengsi

23-10-2017 - 19:49
Ilustrasi balap liar (Foto google Image)
Ilustrasi balap liar (Foto google Image)

MALANGTIMES Balap liar di kawasan Soekarno Hatta yang dilakukan kawula muda dari berbagai klub-klub dan  bengkel-bengkel mobil di Kota Malang ternyata memiliki motivasi khusus. 

Mereka mengadu kecepatan mobil tak hanya karena ingin memenangkan uang taruhan  puluhan juta rupiah melainkan untuk sebuah pamor atau gengsi.

iklan

Deru mesin mobil yang mereka geber mewakili gengsi klub ataupun bengkel yang nantinya akan membuat mereka lebih tenar. Hal ini akan berdampak pada banyaknya pelanggan yang akan datang ke bengkel mereka.

CL, Salah satu sumber MalangTIMES  yang juga merupakan pelaku balap liar di kawasan Soekarno Hatta mengungkapkan dalam balapan ada sisi lain dari sekadar uang yakni mencari keternaran.

"Jadi ambisi untuk juara juga dilatari dengan gengsi yang ingin diraih untuk menaikan pamor klub atau bengkel. Ketika dalam pertandingan satu mobil garapan bengkel tersebut menang, jelas akan menaikan nama teknisi dan nama bengkel," jelasnya.

"Jadi balap mobil beda nggak seperti lomba lain seperti lomba burung. Ketika satu burung menang dalam perlombaan, maka harga dari burung tersebut akan naik. Berbeda dengan mobil, ketika menang, maka yang terangkat ya bengkel sama nama teknisinya," tambahnya.

Di Kota Malang, banyak sekali klub-klub atau bengkel yang ingin bersaing merebut gengsi seperti halnya klub-klub mobil yang sering mengikuti balap liar di antaranya seperti klub inisial IN, AN, ISP yang sering bersaing dalam ajang balap liar.

"Semalam dalam satu pertandingan, satu klub atau bengkel kadang bisa menurunkan lebih satu mobil garapan untuk berusaha merebut gengsi," paparnya.

Lanjutnya, selain bengkel dan juga klub yang terangkat, nama joki balap pun juga bisa terangkat manakala bisa menjuarai satu pertandingan balap.

Dengan namanya menjadi tenar, sang joki bisa saja mendapat tawaran bookingan untuk membawakan satu kendaraan sebuah klub yang tentunya dengan honor yang lumayan


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top