Social Media

Share this page on:

Geliat Bisnis Mode Anak Muda di Malang (6)

Rancangan Kerap Dipakai di Ajang Kecantikan, Ternyata Ini Rahasia Desainer Muda Asal Malang

27-10-2017 - 15:50
Desainer muda asal Malang Farhan Alif Dafa (kiri) saat berlaga di sebuah fashion show (foto: istimewa)
Desainer muda asal Malang Farhan Alif Dafa (kiri) saat berlaga di sebuah fashion show (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Di dunia mode anak muda asal Malang banyak berkreasi. Bila pada empat bagian sebelumnya telah dibahas distribution store (distro) dan produksi rumahan produk busana karya arek Malang, kali ini ada seorang desainer muda asal Malang. Karyanya dipakai di berbagai ajang kecantikan. Siapa desainer muda ini? 

Ia adalah Farhan Alif Dafa. Sebutan desainer baginya agak berlebihan, sebab ia mengaku belajar fesyen secara otodidak, tidak pernah Farhan mengambil kursus mode. Ketertarikan pria kelahiran 1998 ini pada dunia mode memang sudah lama. 

iklan

Sedari duduk di bangku sekolah, Farhan mencintai dunia menggambar. Apalagi bila berhubungan dengan busana. "Sudah lama suka fesyen tapi memang saya ambil sekolah bukan fesyen tapi itu enggak mengurangi kesukaan saya, akhirnya saya buat label kecil-kecilan," tutur mahasiswa Universitas Brawijaya ini. 

Label yang didirikan oleh Farhan ialah FAD by FARHAN. Meski baru tetapi karya Farhan sudah dipakai di berbagai ajang kecantikan. Ia menjelaskan sebagai desainer pemula order busana yang ia terima memang belum bisa dipastikan. "Kalau pas lagi ramai ya ramai banget, kalau pas enggak ada momen khusus ya enggak begitu banyak," imbuhnya. 

Salah satu rancangan busana Farhan  dipakai kontestan Miss Earth Indonesia 2017 Helda Hemas S. Busana itu mengusung konsep batik ready to wear (busana siap pakai sehari-hari) yang simpel namun tetap stylish (modis). 

Batik yang ia pilih berwarna pastel sebab menurutnya warna ini memberikan kesan feminin nan girly. Bukan hanya batik, Farhan juga mengombinasikan kain bermotif seperti motif polkadot. Kombinasi itulah yang Farhan usung untuk busana wakil Malang di ajang Miss Earth Indonesia 2017. 

"Karena konsepnya simpel maka saya membuat batik desain semi casual yang bisa dipakai untuk kegiatan karantina wakil Malang di Miss Earth Indonesia 2017. Rancangan saya yang lain juga banyak memakai kebaya tetapi lebih modern," tutur pria berkulit kuning langsat ini. 

Industri mode tanah air terutama perancang busana diakui Farhan makin ketat. Oleh sebab itu, sebagai desainer pendatang baru Farhan harus pintar-pintar mengambil promosi. Menurutnya, di era kini media sosial memegang peranan penting. 

"Kalau strategi pemasaran saya saat ini lebih kepada sosial media yang utama ya karena media promosi yang paling mudah, murah, dan efektif untuk saat ini adalah melalui sosial media," kata dia. 

Rancangan busana Farhan Alif Dafa dipasarkan melalui media online Instagram lewat akun @fad_byfarhan. Ia mengaku lewat cara ini amat efektif menggaet banyak klien. Soal harga, Farhan mengaku tidak mematok harga mahal. Ditanya berapa kisaran harga untuk rancangan karyanya ia hanya tersenyum. 

Lebih lanjut, soal strategi pemasaran rancangan di media sosial ini Farhan menjelaskan apabila konsep foto produk amat penting. Oleh sebab itu, Farhan tak segan menggunakan jasa fotografer fashion profesional. 

"Di sosial media bisa dibilang seperti etalase kita yang pada umumnya etalase yang dibuat memamerkan karya kita itu harus ditata rapi dan bagus agar menarik perhatian. Caranya salah satunya photoshoot yang profesional," tukas dia. 

Geliat bisnis mode yang digawangi anak muda di Malang masih akan terus berlanjut. Kali ini seorang anak muda di Kabupaten Malang memproduksi hijab yang dalam sehari terjual hingga 500 buah! Seperti apa kisah suksesnya? Simak pada bagian selanjutnya. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top