Social Media

Share this page on:

Ada Jual Beli Organ Tubuh di Malang? (8)

Merasa Diperas dan Diteror, Pembeli Ancam Pidanakan Penjual Ginjal

20-12-2017 - 17:43
Erwin Saat ditemui di showroom mobil Hindra Jaya Motor (Foto: Dok MalangTIMES)
Erwin Saat ditemui di showroom mobil Hindra Jaya Motor (Foto: Dok MalangTIMES)

Ada Jual Beli Organ Tubuh di Malang? (8)

MALANGTIMES – Apes terus menimpa Ita Diana, 41, orang yang menjual ginjalnya demi melunasi utang. Uang sudah tidak didapat seperti yang dijanjikan, kini dia malah diancam oleh pembeli ginjal Erwin Susilo.

iklan

Erwin yang tinggal di Jalan Kaliurang nomor 6 sekaligus pemilik showroom mobil Hindra Jaya di Jalan Ahmad Yani, mengancam akan menempuh jalur hukum. Ancaman Erwin itu dilontarkan karena saat ini dia merasa diperas oleh Ita.

Ditemui MalangTIMES  di tempat kerjanya di Hindra Jaya, Erwin mengaku merasa diteror dengan kedatangan Ita yang terus menerus ke rumah maupun ke kantornya. Erwin merasakan kini hidupnya tidak lagi nyaman, sebab Ita sering datang untuk menagih. ”Saya di sini terus diteror dengan dia (Ita),”ujar Erwin kepada MalangTIMES, media online berjejaring terbesar di Indonesia.

Baca Juga : Ada Jual Beli Organ Tubuh di Malang? (7)

Tubuh Tersayat, Ginjal Terambil, Utang Tak Juga Lunas

Erwin mengatakan, dirinya seolah-olah akan diperas oleh Ita. Padahal, terang Erwin, Ita mendonorkan ginjalnya secara ihklas. Ketika ditanya mengenai adanya akad untuk melunasi utang Ita sebesar Rp 350 juta, pria berkulit kuning langsat tersebut membantahnya. ”Tak ada hitam di atas putih bahwa saya harus membayar utang Ita. Dia mendonorkan ginjalnya karena ihklas ingin membantu saya,” sambungnya.

Ketika ditanya mengenai uang yang sudah diterima Ita sebanyak Rp 70 juta, Erwin malah mengatakan bahwa uang yang diberikannya justru sebesar Rp 90 juta. ”Saya paham betul dia sedang butuh uang, tapi tidak begini caranya. Kalau seperti ini caranya, dia itu ingin memeras saya,”ujar Erwin.

Masih kata Erwin, saking butuhnya Ita terhadap uang, dia pernah diminta ibu tiga anak tersebut untuk membeli rumah Ita di kawasan Batu senilai Rp 99 juta. ”Uang dari penjualan rumah tersebut sedianya akan digunakan Ita untuk melunasi utangnya. Namun saya tak tertarik membeli rumah Ita, karena saya merasa masih belum perlu untuk membeli rumah lagi,” terangnya.

Baca juga : Ada Jual Beli Organ Tubuh di Malang? (6)

Putri Penjual Ginjal Dikirimi Uang Tiap Bulan oleh Dokter RSSA

Karenanya, jika Ita masih terus menagih uang kepada dirinya, maka dirinya tak segan-segan akan melaporkan kasus tersebut ke ranah hukum. Erwin menjelaskan, dirinya akan melaporkan Ita ke pihak berwajib dengan tuduhan pemerasan dan pencemaran nama baik. Hal tersebut akan ditempuh bersama pengacaranya apabila tidak ada iktikad baik dari Ita. ”Bila terus begini bisa saya laporkan pemerasan dan pencemaran nama baik,” kata Erwin.

 

Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Aditya Fachril Bayu

Top