Social Media

Share this page on:

Bupati Malang Rendra Kresna Pilih Nomor Satu untuk Lagu Kangen Rumah

26-02-2018 - 08:04
Kampung Ngadas, Poncokusumo. Tipikal desa yang menyerupai lagu Desaku L. Manik (Istimewa)
Kampung Ngadas, Poncokusumo. Tipikal desa yang menyerupai lagu Desaku L. Manik (Istimewa)

MALANGTIMES – Lagu adalah ruang ampuh untuk mewakili perasaan manusia, sampai kini. Terutama saat rindu tak lagi bisa dibendung, tapi tak mampu digapai. Hanya kenangan yang dilengkapi lagu, akhirnya, menjadi alat untuk menyambungkan rasa rindu tersebut. 

Rindu kampung halaman, terutama bagi mereka yang bertahun-tahun meninggalkannya, adalah salah satu yang kerap menyerang. Siapa pun dan di mana pun bagi mereka yang telah lama merantau dan jauh dari tanah kelahirannya.

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna pun kerap mengalami perasaan tersebut. Maka, pada lagu, kerinduan tersebut disampirkan. Lantas, lagu apa sajakah yang mampu mengobati rasa rindu kampung halaman? Pun yang mampu membangkitkan rasa cinta kepada tempat kelahiran? MalangTIMES merangkum beberapa lagu yang kerap membuat kita ingin segera pulang rumah, ke kampung halaman yang asri permai dengan nuansa pedesaan yang masih pekat.

1. Desaku karya Liberty Manik

L Manik pencipta lagu Desaku yang dipilih Bupati Malang Rendra Kresna sebagai lagu pengobat rindu dan penguat cinta (Ist)

Lagu Desaku karya komponis dan pengajar musik di Institut Seni Indonesia Liberty Manik (1924-1993) adalah pilihan Bupati Malang Rendra Kresna. Bagi bupati yang mencintai nilai-nilai dan filosofis desa itu, lagu Desaku terasa memiliki jiwa menyatukan. Menyatukan rasa rindu atas kondisi desa yang permai serta menguatkan kecintaan untuk terus mengabdi kepada desa.

Rendra menyakini kepada (di) desalah kekuatan ekonomi, sosial budaya, politik dan religi tumbuh dan menguat pada setiap insan. Kepada desa juga sebenarnya harapan-harapan ditanam, sebelum berbuah dan dirasakan oleh seluruh masyarakat kota. Karena itu, Bupati Rendra Kresna dalam dua periode kepemimpinannya di Kabupaten Malang yang mayoritas adalah perdesaan terus berusaha membangunkan berbagai sumber kekuatan asli desa.

“Dan saya ingin sekali bahwa dalam setiap kegiatan di desa, lagu Desaku berkemundang. Saya yakin lagu ini masih familiar di desa-desa dan mampu menumbuhkan rasa cinta yang semakin menguat pada masyarakatnya untuk membangun,” harap Rendra.

Desaku yang kucinta/pujaan hatiku/tempat ayah dan bunda/dan handai taulanku.

Tak mudah kulupakan/tak mudah bercerai/Selalu ku rindukan/desaku yang permai.

2.  Rumah Kita, God Bless

God Bless lewat Rumah Kita menyapa kerinduan atas kesederhanaan desa (Ist)

Grup cadas legendaris Indonesia yang terus berkarya ini juga mempunyai lagu bertema kerinduan kepada kampung halaman. Rumah Kita, judul lagu God Bless, sangat menancap bagi para pendengarnya yang diserang demam kangen kampung halaman. Rumah kita menggambarkan kondisi sederhana sebuah rumah di pedesaan. Dengarkan liriknya : /Hanya bilik bambu tempat tinggal kita.../beratap jerami beralaskan tanah.../Hanya alang-alang pagar rumah kita.../Namun semua itu punya kita.

Achmad Albar, sang vokalis, lantas menyerukan : /Lebih baik di sini/Rumah kita sendiri/Segala nikmat dan anugerah yang kuasa/Semuanya ada di sini.

3. Kampung Halaman, Endank Soekamti

Band Endank Soekamti (Ist)

Endank Soekamti pun mencipta lagu yang membuat kita ingin secepatnya kembali pulang. Ke kampung halaman yang penuh dengan kedamaian. Kerinduan akan rumah yang jauh di sana, terasa terjembatani dengan lirik lagu Kampung Halaman-nya Endank Soekamti ini. 

/...Rinduku semakin dalam ke kampung halaman/Dengarkan aku ingin pulang/Saat sedih saat bimbang/Ku selalu terbayang ke kampung halaman/Dengarkanlah aku ingin pulang...

4. Tentang Rumahku, Dialog Dini Hari

Band Indie Dialog Dini Hari (Ist)

Band indie Dialog Dini Hari pernah curhat atas kerinduannya kepada rumah. Rumah yang bukan sekadar untuk bernaung dari panas dan hujan semata. Tapi rumah yang mampu membasuh segala lelah dan cinta sekuat pohon jati. Dengarkan lirik Tentang Rumahku dari Dialog Dini Hari.

/Tentang rumahku/tak kan goyah walau badai mengamuk/seperti pohon jati/akarnya tertancap di poros bumi/Sewindu merindu/kembali pulang dengan sebongkoh haru/senyum menyambut/bagai rindu kumbang pada bunga di taman.

5. Ingin Pulang, Sheila On 7

Penuh penghayatan dan lirik yang kuat dari grup band asal Jogjakarta Sheila On 7 membuat lagu Ingin Pulang serupa ajakan yang tak bisa ditolak oleh para pencari kedamaian. Berikut liriknya. /saat-saat seperti ini/Pintu t’lah terkunci lampu t’lah mati/Kuingin pulang/tuk segera berjumpa denganmu.

/Sesaat mata terpejam/Bintang-bintang menari indah/Iringi langkahmu rangkai mimpi yang semakin dalam/Tak ingin terjaga sampai/Aku pulang. (*)


Pewarta : Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher :


Top