Social Media

Share this page on:

Disoal, Pemkot Malang Loloskan Pembangunan Videotron di Kawasan Terlarang

07-03-2018 - 18:18
Bangunan yang disebut bakal menjadi billboard videotron di kawasan Ijen Boulevard. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Bangunan yang disebut bakal menjadi billboard videotron di kawasan Ijen Boulevard. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pembangunan videotron di ruas Jalan Pahlawan Trip kasawan Ijen Boulevard Kota Malang disoal. Pasalnya, pembangunan yang berlokasi di seberang Gereja Katedral Ijen itu dinilai menyalahi aturan soal penataan reklame. 

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Afdhal Fauza mengungkapkan, pembangunan billboard videotron di kawasan tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang Nomor 4 Tahun 2011 dan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 27 Tahun 2015 tentang Penataan Reklame.

iklan

"Saya selaku anggota Komisi C kaget melihat berdirinya papan reklame tersebut. Jelas-jelas dalam perda dan perwal bahwa Jalan Ijen Boulevard adalah daerah bebas reklame," ujarnya. 

Afdhal menegaskan bahwa peraturan yang dikeluarkan itu untuk ditaati daan ditegakkan, bukan malah dilanggar. "Ini Pemkot Malang maunya apa? Kok melanggar aturannya sendiri. Jelas-jelas dilarang kok izin dikeluarkan," tuturnya. 

Sebagai tindak lanjut, menurut Afdhal pihaknya akan menggelar audiensi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Kami dari Komisi C akan memanggil dinas pekerjaan umum (PU) untuk melihat advice planing (AP) pendirian billboard itu. Juga soal izinnya, dan papan reklame ini harus diturunkan," tegasnya. 

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang Iwan Rizali mengaku belum mengetahui tentang bangunan videotron tersebut.

"Harus dilihat dulu datanya. Kalau di kawasan Jalan Ijen, ada beberapa tempat yang steril. Tidak boleh dilakukan pembangunan. Kalau di sekitar depan gereja masih bisa," sebutnya. 

Iwan menjelaskan bahwa saat ini, Pemkot Malang bersama dewan tengah menggodok aturan terkait videotron. Meski belum final, tetapi berdasarkan pengamatan MalangTIMES terdapat sejumlah titik yang tengah dibangun billboard videotron.

Selain di titik simpang antara Jalan Ijen dengan Jalan Pahlawan Trip yang disoal dewan, juga tampak pembangunan di Jalan WR Supratman, Jalan SW Pranoto (belakang Pos Polisi Mitra 1), dan pojok Jalan Retawu. 

Menurut Iwan, banyaknya videotron yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.

"Videotron salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat suasana kota lebih rapi dan indah, terutama malam hari. Hal ini juga untuk mewujudkan Kota Malang sebagai Smat City," jelasnya saat ditemui di Perkantoran Terpadu (Block Office) Pemkot Malang di Kedungkandang. 

Untuk diketahui, ada delapan lokasi di Kota Malang yang terkategori kawasan bebas alias sama sekali tidak diperbolehkan ada reklame. Antara lain di kawasan Ijen Boulevard; kawasan bundaran Jalan Tugu, kecuali dalam persil. Juga Jalan Kertanegara dan Jalan Veteran, kecuali di dalam persil, kawasan pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, serta di taman/hutan kota di Jalan Malabar. 


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : bayu pradana

Top