Social Media

Share this page on:

Besok Malang Macet Total (3)

Siapkan Jalan Alternatif, Bus Diimbau Berhenti Operasi Sementara

13-03-2018 - 22:27
Kadishub Kabupaten Malang Hafi Lutfi saat menyampaikan persiapan demo sopir angkutan besok (14/03) (Nana)
Kadishub Kabupaten Malang Hafi Lutfi saat menyampaikan persiapan demo sopir angkutan besok (14/03) (Nana)

Besok Malang Macet Total (3)

MALANGTIMES - Aksi sopir angkutan umum konvesional diperkirakan akan membuat macet jalur Malang-Surabaya. Karenanya, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang meminta agar masyarakat bijak jika ingin keluar pada Rabu (14/3/2018) besok.

iklan

"Aksi rencananya akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00. Diperkirakan akan terjadi kemacetan. Karenanya, bagi warga yang ingin berkendara, kami minta untuk bijak. Yakni menghindari perjalanan pada saat demo berlangsung," terang Kepala Dishub Kabupaten Malang Hafi Luthfi.

Sedangkan untuk mobil roda enam (bus), dinas perhubungan sudah mengimbau kepada organda dan perusahaan otobus agar mengoperasikan armadanya setelah pukul 17.00 pada Rabu besok. Itu artinya, pada saat aksi demo berlangsung, bus diimbau untuk tak beroperasi sementara waktu.

Sebenarnya, terang Hafi, pihaknya sudah menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara. Jalur alternatif yang sudah disiapkan di antaranya adalah melewati Tunjungtirto-Ngijo. Jakur ini disiapkan bagi warga yang ingin mengarah dari Surabaya ke Batu atau Batu ke Surabaya.

Selain itu juga sudah disiapkan jalir alternatif Pakis-Dengkol-Baturetno-Sidodadi. Jalur ini disiapkan bagi warga yang ingin mengarah dari Kota Malang ke Surabaya atau sebaliknya dari Surabaya ke Kota Malang. 

"Hanya saja, jalur alternatif ini tak semuanya berjalan aspal. Ada yang masih makadam dan ada yang masih bertanah. Dengan kondisi musim hujan ini, tentu jalanan akan licin," ucap Hafi.

Selain itu, terangnya, kondisi jalan alternatif yang disediakan tersebut tidak untuk semua kendaraan. Terutama untuk kendaraan besar.


Pewarta : dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top