Social Media

Share this page on:

Tuan Rumah Apeksi, Pemkot Batu Terjunkan 500 Seniman, Apa yang akan Disuguhkan?

15-04-2018 - 19:08
Salah satu atraksi barong yang juga akan tampil dalam APEKSI 18 April mendatang dalam Pawai Budaya. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu atraksi barong yang juga akan tampil dalam APEKSI 18 April mendatang dalam Pawai Budaya. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - 'Merawat Seni Tradisi, Menuju Kota Pariwista Berbudaya' merupakan tema yang bakal diangkat Kota Batu sebagai tuan rumah dalam Pawai Budaya Rapat Koordinasi Komwil (Rakomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), 18 April mendatang. Ada sembilan kesenian yang bakal ditampilkan.

Sembilan kesenian itu antara lain drumband dari Satpol PP dan tiga SD di Kota Batu, kesenian Sanduk, Tari Petik Tetanen, musik perkusi, Jaran Kepang, Barong, Reog, Banteng dan penampilan dari Padepokan Sangga Braja Kota Batu. Ada 500 seniman Kota Batu yang bakal terlibat dalam pawai budaya ini .

iklan

"Sebagai tuan rumah kita harus memberikan yang terbaik. Karena itu kami melibatkan 500 seniman Kota Batu dengan mengangkat kesenian dan budaya kita yang kental sesuai dengan tema yang kita angkat," kata Drs Imam Suryono, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Minggu (15/4/2018).

Sebagai tuan rumah tentunya harus memberikan suguhan yang terbaik kepada ke 12 peserta yang akan hadir dalam event ini. Pawai budaya ini juga menjadi ajang promosi setiap daerah. Mereka akan memamerkan kesenian dan budaya andalannya masing-masing.

"Beberapa tema dari kota seperti Denpasar dengan tema tari kecaknya. Lainnya Pasuruan tema pesona batik dan eksotika kota santrinya dan sebagainya. Karena itu sebagai tuan rumah menjadi tantangan tersendiri untuk mempromosikan budaya dan kesenian Kota Batu," ungkapnya, Minggu (15/4/2018).

Ia menambahkan, pawai budaya akan di mulai pukul 12.30 WIB. Start dari depan Hotel Arjuno, Jalan Panglima Sudirman Kota Batu menuju panggung kehormatan.

Di sana setiap peserta menampilkan kesenian daerahnya masing-masing. Untuk lokasi finish tepat berada di depan Balai Kota Among Tani Pemkot Batu.

Selain pawai budaya, selama dua hari yakni 17-18 April para peserta dan masyarakat Kota Batu akan disuguhi pentas kesenian, mulai dari tari-tarian dan musik tradisonal. 


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)

Top