Social Media

Share this page on:

Curi Sepatu, Pria Bertato Asal Poncokusumo Terciduk

16-04-2018 - 18:02
Bhabinkamtibmas Tlogomas, Bripka Defal Rusi A Ketika mengamankan pelaku dari amukan warga (Istimewa)
Bhabinkamtibmas Tlogomas, Bripka Defal Rusi A Ketika mengamankan pelaku dari amukan warga (Istimewa)

MALANGTIMES - Mat Jailani (30) pria bertato  warga RT 2, RW 1, Sumberjo, Poncokusumo, harus babak belur dan berurusan dengan pihak yang berwajib.

Pasalnya ia ketahuan mencuri sepati di sebuah kos di kawasan Perum Bukit Cemara Tujuh (BCT), Mulyoagung Kota Malang, Minggu (15/4/2018).

iklan

Bhabinkamtibmas Tlogomas, Brika Defal Rusi A menjelaskan, saat itu ia mendapat laporan dari Ketua RT setempat dan juga warga bahwa sedang terjadi aksi pengejaran pencuri sepatu di kawasan Perumahan BCT.

Setelah itu, ia langsung mendatangi lokasi. Warga dan korban saat itu terus mengejar dan mengepung pelaku sampai masuk ke Kampus UMM. Karena sudah terkepung, akhirnya pelaku bisa diamankan oleh warga bersama korban.

"Pelaku saat itu diketahui masuk ke sebuah kos laki-laki di Perum BCT depan Kampus UMM untuk mencuri. Namun ketika beraksi, pelaku tidak sadar aksinya ternyata sudah dipantau oleh korban, " jelasnya, Senin (16/4/2018).

"Pelaku mengaku pulang kerja di daerah Batu, tepatnya di lokasi paralayang. Dengan alasan kepepet dan butuh uang, akhirnya pelaku mencari barang yang bisa dijual cepat," tambahnya.

Lanjutnya, karena sudah terbukti mencuri, akhirnya korban langsung meneriaki pelaku maling. Saat itu pelakupun langsung lari mencoba kabur ke arah dalam Kampus UMM. 

"Karena terpojok, pelakupun akhirnya nekat meloncat ke aliran sungai di kawasan kampus yang dalamnya sekitar tujuh meter. Namun karena terluka usai melompat, pelaku tak bisa kabur lebih jauh. Saat itu pelaku mengalami luka sobek pada tangan kirinya," bebernya.

Setelah tertangkap oleh masa, karena tidak ingin terjadi aksi main hakim sendiri, akhirnya  Bhabinkamtibmas segera mengamankan pelaku ke Polsek Blimbing dan menyerahkan kepada Unit Reskrim.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiyono, mengungkapkan, saat ini pohaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pasalnya pelaku masih berada di rumah sakit menjalani perawatan akibat luka-luka.

"Masih dirawat di RS dan belum dilakukan penyidikan oleh anggota, " pungkasnya.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : bayu pradana

Top