Social Media

Share this page on:

Mengawal Malang Jadi Kota Mode

Ganti Uang Belanja Ortu, Buat Usaha Hijab Laku hingga Jerman

07-05-2018 - 09:49
Selebgram Bella Tamimi mengenakan koleksi hijab label besutan mahasiswi Malang Putri Widi (foto: Instagram @aroonahijab)
Selebgram Bella Tamimi mengenakan koleksi hijab label besutan mahasiswi Malang Putri Widi (foto: Instagram @aroonahijab)

MALANGTIMES - Jiwa wirausaha anak-anak muda di Malang patut diacungi jempol. Sejak duduk di bangku pendidikan tinggi, mereka sudah mulai usaha berbasis online.

Barangkali pembaca sudah banyak mendengar kisah-kisah mereka melalui rubrik MalangTIMES Fashion. Tapi, kisah lain datang lagi dari mahasiswi Universitas Brawijaya.

iklan

Ia adalah Putri Widi. Awalnya Putri punya niatan mengganti uang sang mama yang banyak ia pakai untuk berbelanja online. Putri mengaku kala itu malu lantaran tidak dapat belanja memakai hasil jerih payahnya sendiri.

"Saya pengin mengganti uang mama yang sering saya pakai buat belanja online. Nah, dari situ saya melihat ada peluang untuk berwirausaha. Saya pilih usaha hijab. Saat itu saya jualan cuma enam hijab aja, tapi alhamdulillah ada peningkatan karena waktu itu dekat dengan bulan Ramadan," cerita Putri kepada MalangTIMES.

Ia mulai usaha pada Juli 2015 silam. Memilih usaha hijab, Putri mengaku karena ia memang suka dengan barang fashion.

"Basic-nya sendiri saya suka fashion. Tahu dikit-dikit soal jahitan. Dan bisa desain grafis juga. Di situlah mulai masuk usaha online di bidang industri kreatif," sambung dia.

 

 

Usaha hijab Putri diberi nama Aroona Hijab. Dipasarkan hanya melalui media sosial Instagram saja, penjualan Putri mampu menembus angka 500 setiap bulan. Meski tergolong sedikit dibanding usaha hijab lain, Putri mengaku ia menjangkau pasar luar negeri.

"Sejauh ini untuk penjualan hijab saya mampu menembus luar Jawa seperti  Kalimantan dan Sulawesi serta ada juga yang sampai ke Pulau Sumatera dan  Lombok. Untuk luar negeri, ada Jerman, Tokyo, dan Australia," ungkap Putri.


Mahasiswi Universitas Brawijaya Putri Widi mendirikan label hijab Aroona Hijab (foto: Putri for MalangTIMES)

Keberhasilan menembus pasar internasional tak lain karena strategi pemasaran Putri yang terbilang kreatif. Di era milenial seperti sekarang, ia memilih untuk memasarkan dengan bantuan para influencer di media sosial.

"Sejauh ini saya pake endorsement dan pembuatan konten yang menarik. Selain itu, saya mengadakan giveaway! yakni memberikan hadiah kepada para followers atau konsumen setia dari Aroona Hijab," paparnya.

Selain itu, Putri terus memperbaiki kualitas dan giat mengeluarkan model anyar tiap bulan. "Launching produk setiap bulan. Dan produk yang berbeda. Setiap launching, ada konsepnya setiap koleksi dan lebih variatif disetiap bulannya. Tapi yang di-launching tetap berdasarkan warna-warna yang di-request pelanggan sih," jelas dia.

Untuk material kain yang digunakan, Putri menggunakan beberapa bahan. Di antaranya cotton voal, cotton youryu, diamond twist, micro, texgron, dan heavy cerutti import.

Harga hijab yang ditawarkan Putri bervariasi. Untuk produk segiempat dengan material diamond twist, misalnya, a menarik di harga Rp 58.000. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Top