Social Media

Share this page on:

Hapus Tato Gratis Pertama di Malang

Wanita Ini Hapus Tato karena Pertanyaan Sang Anak

09-05-2018 - 13:30
Rika Farida (kanan) saat menjalani proses hapus tato dengan alat laser NDYAG (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Rika Farida (kanan) saat menjalani proses hapus tato dengan alat laser NDYAG (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hapus Tato Gratis yang digelar oleh media online MalangTIMES bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Mall Dinoyo City (MDC), dan Islamic Medical Service (IMS) bukan kegiatan biasa. Ada banyak kisah pergulatan batin peserta yang menarik disimak. Salah satunya datang dari Rika Farida.

Wanita berusia 36 tahun itu sudah lama menantikan ada tangan-tangan baik hati yang mau menolong. Dua tahun lalu, Rika rela datang ke Jakarta agar tato yang ia miliki hilang dari tubuh. "Saya juga beberapa ke klinik kecantikan yang katanya ada alat hapus tato. Tapi mahal sekali. Biayanya per sentimeter," cerita warga Jalan S. Parman Kota Malang ini.

iklan

"Anak saya sudah besar. Sekarang SMP. Sempat bertanya kenapa saya punya tato. Tapi Alhamdulillah dia bisa menerima. Tapi saya tidak ingin anak saya bohong. Saya tidak bohong. Saya tidak ingin anak saya punya tato. Jadi saya mau hapus tato saya," kata dia.

Pandangan matanya tajam saat mengucapkan hal tersebut. Ia mengenang kembali kala dulu memutuskan mentato tubuhnya. Ada dua tato yang ia punya. Satu di bagian punggung dan pada bagian kaki. 

"Kalau di punggung gambar sayap. Artinya saya ingin bebas. Dan kalau di kaki itu diamond karena dulu tren Korean Tatto. Saya background nya seniman, mbak," jelasnya.

Ada sesal saat ia menunjukkan pada kami tato di tubuhnya. Saat menapaki bangku kuliah, Rika mulai mentato tubuh. Bergulat pekerjaan di bidang seni, dia mengaku senang dengan seni mentato tubuh. Tapi semua berubah ketika dia memiliki buah hati.

Baca Juga : Dulu Bangga Tato Tubuh, Kini Menyesal Bukan Main

"Mantan suami sejak dulu tidak masalah saya punya tato. Anak juga tidak. Tapi saya tidak enak di hati. Mau berhijab saja rasanya saya tidak pantas karena masih punya tato," aku dia.

Saat melakoni hapus tato dengan laser, Rika tak merasakan sakit berlebih. Ia bilang semua demi tato yang ia miliki segera hilang. Apalagi pada bagian kaki, tinta tato berwarna membuat petugas ekstra keras melakukan proses penghapusan.

Dia pun berharap agar kegiatan serupa kembali digelar. "Saya tahu ini juga dari anak saya. Dia bilang lihat di Twitter ada artikel tentang tato. Saya cepat-cepat daftar di kantor MalangTIMES," tukas dia.

Hapus Tato Gratis merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh media online berjejaring terbesar di Indonesia  MalangTIMES bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Mall Dinoyo City (MDC), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Islamic Medical Service (IMS). 

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Klinik Hidayatullah Malang, dan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Top