Social Media

Share this page on:

Keluarkan Lima Pernyataan Sikap, PMII Cabang Kota Malang Kutuk Teror di Surabaya

14-05-2018 - 15:23
Pengurus Cabang PMII Kota Malang saat menggelar pertemuan di kantornya, Senin (14/5/2018) (foto: PMII Kota Malang for MalangTIMES)
Pengurus Cabang PMII Kota Malang saat menggelar pertemuan di kantornya, Senin (14/5/2018) (foto: PMII Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Surabaya berdarah sejak Minggu (13/5) kemarin. Rentetan korban jiwa terus berjatuhan semenjak bom meledak di tiga tempat yakni Gereja Santa Clara Jalan Ngagel Madya, Gereja GJKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pante Kosta di Jalan Arjuno. 

Minggu malam, bom kembali meledak di wilayah Sidoarjo. Dan Senin (14/5/2018) pagi bom lagi-lagi meledak di Polrestabes Surabaya pukul 08.50 WIB.

iklan

Dari data yang dihimpun JatimTIMES Korban meninggal sudah mencapai 17 orang. 14 orang diantaranya ialah korban bom tiga gereja, sementara tiga lainnya di Sidoarjo.

Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Malang Ragil Setyo Cahyono menyampaikan pihaknya mengutuk keras aksi teror yang menewaskan belasan korban itu.

Melalui siaran pers yang dikirim kepada MalangTIMES PC PMII Kota Malang menyatakan terorisme dan radikalisme membawa kerusakan dan tidak sesuai dengan nilai Kemanusiaan, Ke-Islaman, serta Ke-Indonesiaan.

Oleh sebab itu, mereka menegaskan lima hal yakni sebagai berikut :

(1) PC PMII Kota Malang mengutuk keras segala bentuk terorisme dan paham radikalisme dalam kemasan apapun, karena bertentangan dengan Pancasila, Islam Aswaja dan Nilai Dasar Pergerakan PMII.

(2) Mendukung Pihak Berwajib untuk mengusut tuntas motif terorisme dan segera memutuskan jaringan terorisme yang sekarang ini pertumbuhannya mengancam NKRI

(3) Turut berduka cita atas meninggalnya korban terorisme di Jakarta dan Surabaya

(4) Menyarankan Pemerintah untuk segera membuat keputusan dan langkah strategis untuk memberantas terorisme dan radikalisme di Indonesia, seperti menyusun Perpu tentang Terorisme yang sekarang ini pembahasan UU-nya tak kunjung diselesaikan oleh Para Dewan Yang Terhormat

(5) Mengimbau kepada kader PMII se-Kota Malang untuk tidak menyebarkan foto, rekaman suara, dan video tentang aksi terorisme ke media sosial karena akan berdampak pada bangkitnya sel-sel terorisme yang tertidur. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES

Top