Social Media

Share this page on:

Sabet 7 Emas, Kota Malang Juara Kejurprov Gulat Jatim

16-05-2018 - 11:44
Atlet Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Malang berhasil menyabet 7 medali emas dalam Kejurprov Gulat Jatim di Kota Batu. (foto : PGSI Kota Malang for MalangTIMES)
Atlet Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Malang berhasil menyabet 7 medali emas dalam Kejurprov Gulat Jatim di Kota Batu. (foto : PGSI Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet cabang olahraga (cabor) gulat Kota Malang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Jawa Timur yang digelar di Kota Batu, 11-13 Mei lalu. Tim gulat Kota Malang merebut juara umum dengan torehan 7 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. 

Atlet peraih medali emas adalah Dhida Wahyu Nusantara (62 kg), Difa Erlyan Irianto (85 kg), Risma Ayu Putri Pamungkas (50 kg), Ni'matul Maula (58 kg), Rendi Kurniawarn (52 kg), Gicella Prita (46 kg) dan, Nabila Putri Intan (49 kg).

iklan

Kemudian, perak dipersermbahkan Rionaldo Satria (42 kg), Aulia Sabrina (66 kg), Mega Sartika (62 kg). Lalu, tiga perunggu diraih Syahrin R. Abrari (54 kg), Laudra Bella (40 kg), Moh. Fauji (48 kg).

Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Malang Wahyudi mengatakan prestasi tersebut merupakan suatu kebanggaan karena mengharumkan nama baik Kota Malang. "Kami semua pasti bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak," ujarnya kepada MalangTIMES.

Menurut Wahyudi, prestasi itu tak lepas dari kerja keras sejumlah pihak serta sikap disiplin atlet dalam melaksanakan latihan. "Kerja keras tim akan membuahkan hasil yang maksimal. Apalagi para atlet telah menerapkan dan menanamkan pada dirinya bahwa mental juara adalah napasnya," tandasnya.

Tak hanya itu. Prestasi ini tak lepas dari dukungan semua atlet, pelatih, pengurus PGSI, orang tua atlet, dan KONI Kota Malang. Mereka disebut selalu bersama bergandeng tangan menuju prestasi lebih tinggi.

"Prestasi ini wajib didukung dan dikembangkan bersama menuju event yang berskala nasional maupun internasional. Bagi kami, gulat adalah satu, kesatria di atas maupun di luar matras," ucap Wahyudi. (*)


Pewarta : Imam Syafi'i
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan

Top