Social Media

Share this page on:

Undang Pakar Matematika, Terobosan Disdik Kota Malang Tingkatkan Mutu Guru

31-05-2018 - 18:16
Ratusan guru SD di Kota Malang mengikuti pelatihan rumus matematika dasar yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang, Kamis (31/5) (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Ratusan guru SD di Kota Malang mengikuti pelatihan rumus matematika dasar yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang, Kamis (31/5) (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelatihan guru yang diadakan di Hotel Savana kawasan Jalan Letjen Sutoyo Kota Malang terasa berbeda. Acara yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang itu mengundang pembicara sekaligus pakar matematika, Fahrur HS.  

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik Dinas Pendidikan Kota Malang Trisnawati menjelaskan bahwa inilah kali pertama mereka mengundang pendiri Matematika Dahsyat Indonesia (MDI) itu. 

iklan

"Iya, Mbak ini pertama kalinya kita undang beliau. Karena beliau sudah terkenal sebagai penemu banyak rumus matematika mudah. Makanya, kita harap guru-guru SD bisa termotivasi," jelasnya pada MalangTIMES, Kamis (31/5/2018). 

Trisnawati mengatakan untuk pelatihan matematika itu ia mengundang tak kurang dari 180 guru SD negeri dan swasta se-Kota Malang. "Ada negeri dan swasta. Kita undang guru kelas tinggi. Kelas tinggi itu kelas 4,5 dan 6. Baik dari sekolah negeri maupun swasta," sambungnya. 


Beberapa rumus matematika yang mudah untuk diterapkan pada siswa SD (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES) 

Lebih lanjut, disinggung mengenai target yang ingin dicapai dalam pelatihan guru ini, dia mengatakan intinya adalah guru mampu mengajarkan mata pelajaran matematika lebih menyenangkan. 

"Selama ini kan matematika dianggap momok. Menakutkan dan membosankan. Ini yang kita mau guru menghapus stigma itu. Akhirnya kita datangkan pakar matematika kenamaan yang sudah diakui di Indonesia bahkan dunia," katanya. 

Fahrur HS merupakan pendiri Matematika Dahsyat Indonesia (MDI). Sejak 2007, ia telah memotivasi ribuan guru di seluruh Indonesia untuk mengembangkan konsep pembelajaran matematika yang menyenangkan dan menarik. 


Fahrur HS saat memberikan penjelasan mengenai rumus-rumus matematika. Salah satu cara mudah menghafal adalah dengan membuat segitiga rumus (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Dalam salah satu rumus yang ia jelaskan, Fahrur mengatakan bahwa penting agar mengajarkan matematika tanpa siswa harus menghafal rumus.

"Rumus kecepatan, jarak, dan waktu itu sebenarnya jangan dihafal tapi dipahamkan pada siswa. Dengan memakai segitiga yang saya buat ini anak-anak akan lebih mudah mengingatnya," jelas Fahrur.

Lantas bagaimana tanggapan para guru selama dua hari mengikuti pelatihan oleh pencetus Matematika Dahsyat Indonesia (MDI)? Simak pada ulasan selanjutnya hanya di media online berjejaring nomor satu di Indonesia MalangTIMES. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan

Top