Social Media

Share this page on:

Usai Beraksi, Dua Perampas Dibekuk Polisi

31-05-2018 - 18:20
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dua dari tiga bandit spesialis perampasan di jalan, akhirnya keok dan mendekam didpl dalam jeruji besi setelah berhasil dibekuk Tim Hunter Polres Malang Kota. 

Dua pelaku yang berhasil dibekuk tersebut yakni HFA (28) dan Juga MN (30). Dua pelaku diringkus usai melakukan aksinya di kawasan GOR Ken Arok, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Selasa malam(29/5/2018).

iklan

Diringkusnya dua pelaku tersebut, setelah petugas sebelumnya mendapatkan laporan adanya aksi perampasan dari korban.

Mendapat laporan tersebut, petugas tak tinggal diam. Mereka langsung mendalami laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan dan mengetahui ciri-ciri pelaku, sampai akhinya berhasil menangkap pelaku di sekitar TKP tersebut.
Sementara satu temannya telah pergi terlebih dulu.

Sebelumnya pelaku sendiri diketahui usai merampas Hp milik Ahmad Sodikin, warga dusun Dengkol Krajan, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang saat bersama temannnya sedang asik duduk dikawasan GOR Ken Arok. 

Saat itu, korban didatangi satu dari tiga pelaku yang menuduh korban dengan berbagai alasan seperti memukuli temannya. Namun karena merasa tak bersalah, korban tetap tidak mengakui apa yang dituduhkan pelaku.

Meskipun begitu pelaku tetap saja bersikeras menuduh korban dan mengajak korban untuk menemui temannya. Sampai akhirnya korban mau diajak untuk menemui teman pelaku yang telah menunggu di suatu tempat.

Setelah pelaku keluar dari kawasan GOR Ken Arok, pelaku dan korban akhirnya menuju arah utara. Setibanya di areal pemakaman Polehan yang sepi, pelaku berhenti dan dua teman pelaku datang langsung mengancam korban dengan senjata tajam. 

"Karena merasa terancam, korbanpun akhirnya menyerahkan barang berharga seperti HP kepada pelaku.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra membenarkan penangkapan dua pelaku perampasan tersebut. Para pelaku mencari sasaran remaja yang duduk-duduk di kawasan yang lumayan sepi.

"Modus mereka ya mencari-cari, menuduh korban dengan berbagai alasan, lalu diancam dengan sajam," jelasnya

Dua pelaku tersebut berasal dari daerah yang berbeda, HFA asal Muharto gang V Kecamatan Kedungkandang dan MN asal Mergosono, Kota Malang. Sementara satu teman pelaku saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Barang bukti yang diamankan berupa HP Oppo A 57 dan satu unit Hp Redmi 4x. Pelaku terancam pasal 368 dengan ancaman sembilan tahun penjara," pungkasnya.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan

Top