Social Media

Share this page on:

Lawan Arema FC, Pelatih Perseru Serui Mengaku Jadi Ajang Nostalgia Bersama Aremania

06-06-2018 - 12:35
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso dulunya eks kapten Arema di era 90-an. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso dulunya eks kapten Arema di era 90-an. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso menegaskan laga Arema vs Perseru Serui jadi ajang nostalgia bersama Aremania.

Laga yang akan dijalani anak asuhnya melawan Singo Edan di laga pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Gajayana Malang, Rabu (6/6/2018) malam menjadi momentum berharga bagi I Putu Gede untuk mengingat kembali masa-masa dimana ia berlaga di Malang.

iklan

Sebelum menjadi pelatih di tim berjuluk Cenderawasih Jingga itu, karir Putu memang berawal dari seorang pemain sepak bola.

Uniknya, pria kelahiran Bali itu merupakan mantan kapten Arema di era tahun 90-an hingga 2001. 

Bergabung di tim Singo Edan nama Putu Gede semakin bersinar. Sebab, pada tahun 2004 bersama Arema Malang berhasil meraih juara Piala Indonesia dua musim secara berturut-turut.

Tak hanya itu saja, pria 44 tahun itu dulu pernah memperkuat Timnas Indonesia pada gelaran AFF Cup 2000 di Thailand dan Piala Asia 2000. 

"Salam Satu Jiwa," ucap Putu Gede saat menggelar press conference di Stadion Gajayana Malang, Selasa (5/6/2018).

Bersambang ke Malang, dirinya merasa ada kenangan manis yang masih melekat dalam ingatannya.

Sebab Putu Gede hidupnya pernah menjadi bagian dari Arema ketika menjuarai Copa Dji Sam Soe 2005 dan 2006.

"Memang saya sudah lama dan kangen dengan semua Aremania di sini. Saya senang sekali laga nanti menjadi ajang nostalgia saya bersama Aremania, pertandingan nanti suasananya pasti akan berbeda," kata Putu.

Lebih lanjut dirinya menceritakan kisah manis berkarir menjadi pemain sepak bola adalah bersama Arema. 

"Terus terang saya senang sekali bisa ke sini. Cerita saya awal mula berkarir sepak bola bagus adalah di tim Arema dan ada kenangan tersendiri di Stadion Gajayana Malang," terangnya.

Karena itu keinginannya dari dulu adalah bertemu dengan Aremania. Apalagi sekarang ini adalah momen yang tepat timnya bisa bermain di Malang. 

"Keinginan saya tercapai, saya bisa bermain di Gajayana walaupun sebagai lawan. Saya sudah lama tidak berkumpul dengan Aremania. Kalau ketemu di jalan sudah biasa tapi kalau ketemu Aremania di Stadion Gajayana itu yang luar biasa," ujarnya.

Dalam laga pekan ke-13 Liga 1 nanti malam, Putu Gede berharap tim asuhannya bisa bermain maksimal dan memenangkan pertandingan melawan Arema FC.


Pewarta : Imam Syafi'i
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES

Top